De Red FC dipastikan akan meramaikan kompetisi Championship 2026-2027. Klub anyar ini merupakan hasil transformasi dari Dejan FC yang berhasil promosi ke kasta kedua sepak bola Indonesia.
Selain berganti identitas, klub juga menunjuk pelatih berpengalaman, Aji Santoso, sebagai nakhoda untuk mengarungi musim baru.
Perubahan nama Dejan FC menjadi De Red FC telah mendapatkan pengesahan dalam “Kongres Biasa” PSSI yang berlangsung pada 3 Agustus 2026.
Dikutip pada Kamis, 6 Agustus 2026, dalam keterangan resmi PDI Perjuangan Jawa Timur, pemilik tim berjuluk The Red Bulls itu disebut sebagai salah satu klub yang berubah identitas sekaligus domisili pada musim ini.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi membenarkan bahwa perubahan tersebut telah disetujui dalam forum kongres.
“Sudah diputuskan. Tadi saya yang bacakan begitu ada banyaknya penerimaan anggota dan pemberhentian anggota, termasuk perubahan nama dan perubahan stadion,”
kata Yunus.
Pindah ke Surabaya
Tak hanya berganti nama, De Red FC juga memindahkan markas klub dari Depok ke Surabaya. Pada musim 2026-2027, klub akan menggunakan Stadion Gelora 10 November sebagai kandang baru. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengembangan klub untuk membangun identitas baru di Kota Pahlawan.
Sebagai bagian dari transformasi, manajemen menunjuk Aji Santoso sebagai pelatih kepala. CEO De Red FC Daniel Rohi menyebut kehadiran Aji Santoso menjadi bagian penting dalam membangun fondasi klub dari sisi prestasi maupun pembinaan pemain muda.
“Kami ingin dikenal bukan hanya karena nama klub, tetapi karena kontribusi nyata,”
kata Daniel.
“Kami berharap de Red FC dapat tumbuh bersama masyarakat Surabaya, menjadi bagian dari perkembangan sepak bola Jawa Timur, dan turut melahirkan generasi baru pemain Indonesia yang berprestasi,”
tambah dia.
Siap Cetak Talenta Muda
Aji Santoso mengaku antusias menyambut tantangan baru bersama De Red FC. Pelatih yang dikenal sukses mengembangkan banyak pemain muda Indonesia itu menilai visi klub sejalan dengan filosofi kepelatihan.
“Tantangan tersendiri melatih tim baru De Red FC, berharap bisa mencapai hasil yang maksimal. Visi misi tim de Red FC dengan filosofi saya melatih sangat seirama, tim ingin memunculkan pemain-pemain muda,”
kata Aji.
“Ini menjadi trademark saya selama ini. Sudah banyak contoh pemain-pemain muda bermunculan ketika satu tim dengan saya. Contohnya Marselino (Ferdinan), (Arief) Catur, Toni (Firmansyah), Ricky Kambuaya, Koko Ari (Araya), Rizky Ridho. Mudah-mudahan De Red FC ini bisa sukses secara tim dan bisa memunculkan talenta-talenta muda,”
ucap dia.
Dengan identitas dan markas baru, serta pelatih bereputasi kuat dalam membina pemain muda, De Red FC membawa ambisi besar menghadapi Championship 2026-2027.
Klub berharap mampu menjadi kekuatan baru di kompetisi kasta kedua sekaligus melahirkan talenta-talenta yang nantinya bisa bersaing di level tertinggi sepak bola Nusantara.
























