Persija Jakarta berencana menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, sebagai lokasi pertandingan kontra Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Rencana tersebut disampaikan Presiden Persija, Mohammad Prapanca, seusai menghadiri acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 9 Agustus 2026.
Rencana pertandingan tersebut akan kami gelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno,”
ujar Prapanca saat dikonfirmasi awak media, Senin, 10 Agustus 2026.
Jika terealisasi, duel Persija vs Persib akan kembali digelar di Jakarta. Pertandingan ini dipastikan menjadi salah satu laga paling menarik pada awal musim karena mempertemukan dua klub dengan rivalitas panjang di sepak bola Indonesia.
Persija Belajar dari Pengalaman


Keinginan Persija kembali bermain di SUGBK tidak terlepas dari pengalaman pada musim 2025/2026. Saat itu, Macan Kemayoran tidak dapat menggelar pertandingan kandang melawan Persib di Jakarta. Laga putaran kedua akhirnya dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.
Manajemen Persija kini tidak ingin situasi serupa kembali terjadi. Koordinasi dengan berbagai pihak, khususnya aparat keamanan, sudah dilakukan sejak jauh hari.
Ya kami sudah koordinasi dari sekarang dengan pihak keamanan. Jadi juga waktu pas kami acara, saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur juga bahwa saya rasa kami, suporter, Panpel, berusaha semaksimal mungkin membuktikan ke pihak keamanan di Jakarta, selama ini tidak ada apa-apa,”
kata Prapanca.
Ingin Hadapi Persib di Jakarta


Prapanca berharap komunikasi yang dilakukan bersama pihak keamanan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat membuka jalan bagi Persija untuk kembali memainkan pertandingan kontra Persib di SUGBK.
Ia menyebut pertandingan Persija melawan Persib sudah cukup lama tidak berlangsung di Jakarta.
Hampir tujuh tahun kita enggak bisa main Persija-Persib, enggak bisa main di Jakarta. Jadi tadi saya juga minta tolong ke Pak Gubernur untuk bisa dibantu agar kita di GBK main bisa di week dua lawan Persib,”
ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya keinginan Persija untuk kembali menghadirkan duel klasik tersebut di hadapan pendukungnya sendiri.
SUGBK Sudah Beri Persetujuan
Selain melakukan komunikasi dengan aparat keamanan, Persija juga telah berkoordinasi dengan pengelola SUGBK. Hal ini penting karena stadion tersebut juga memiliki agenda lain, termasuk pertandingan Timnas Indonesia pada September 2026 dalam ajang FIFA ASEAN Cup.
Persija harus memastikan penggunaan SUGBK tidak bertabrakan dengan agenda tim nasional maupun kebutuhan pemeliharaan stadion.
Namun, Prapanca memastikan pihak pengelola stadion telah memberikan persetujuan terhadap rencana penggunaan SUGBK untuk laga tersebut.
Kami sudah dapat ACC dari GBK. Jadi waktu pas kemarin kami dapat draf jadwal, itu kami langsung kirim, mereka mana yang sudah bisa. Sudah mengizinkan. Gitu GBK-nya,”
tegasnya.


Persija vs Persib Sarat Rivalitas
Pertemuan Persija dan Persib bukan sekadar pertandingan biasa. Rivalitas kedua klub membuat duel ini selalu mendapat perhatian besar dari pencinta sepak bola Indonesia.
Besarnya basis suporter kedua tim juga membuat aspek keamanan menjadi salah satu faktor terpenting dalam menentukan lokasi pertandingan.
Karena itu, Persija berupaya memastikan seluruh persiapan dilakukan sejak jauh-jauh hari agar laga dapat berlangsung aman dan kondusif.
Apabila rencana tersebut terealisasi, Persija akan mendapatkan kesempatan untuk menjamu Persib di SUGBK pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Laga tersebut sekaligus menjadi momen penting bagi Macan Kemayoran untuk kembali memainkan pertandingan kandang melawan rival abadinya di Jakarta setelah musim sebelumnya harus memindahkan laga ke luar ibu kota.
Dengan persetujuan dari pengelola SUGBK dan koordinasi keamanan yang terus berjalan, duel Persija vs Persib di GBK kini semakin terbuka untuk terwujud.
























