Timnas Indonesia dipastikan tampil dalam FIFA ASEAN Cup 2026 dan mendapat kesempatan menjadi tuan rumah.
Turnamen edisi perdana yang berada di bawah naungan FIFA tersebut memiliki format berbeda dibandingkan kompetisi antarnegara Asia Tenggara sebelumnya.
Format FIFA ASEAN Cup 2026 telah ditetapkan FIFA, sebagaimana disampaikan federasi sepak bola Vietnam (VFF) dan sebelumnya juga muncul dalam laporan The Straits Times.
Dari total 12 anggota ASEAN, hanya 11 negara yang akan mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Australia menjadi satu-satunya anggota kawasan yang tidak berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
Kesebelas negara peserta kemudian dibagi ke dalam dua tingkatan kompetisi, yakni Premier Division dan Challenge Division. Pembagian tersebut ditentukan berdasarkan posisi masing-masing negara dalam peringkat FIFA.
Enam negara anggota AFF dengan peringkat FIFA terbaik akan ditempatkan di Premier Division. FIFA kemudian menambahkan dua negara undangan dari kawasan Asia untuk melengkapi jumlah peserta menjadi delapan tim.
Delapan peserta tersebut akan dibagi ke dalam dua grup. Masing-masing grup terdiri dari empat tim. Setiap tim akan menjalani tiga pertandingan di fase grup. Hasil pertandingan kemudian menentukan posisi akhir di klasemen masing-masing grup.
Juara Berebut Trofi
Berbeda dengan format turnamen yang menggunakan semifinal, FIFA ASEAN Cup 2026 menerapkan sistem yang membuat juara grup langsung bertemu di partai final.
Artinya, dua tim yang berada di posisi teratas dari masing-masing grup Premier Division akan saling berhadapan untuk menentukan juara.
Tidak hanya trofi, pemenang Premier Division juga akan memperoleh hadiah sebesar US$1 juta atau sekitar Rp17,8 miliar. Besarnya hadiah tersebut menjadi salah satu daya tarik utama turnamen yang baru pertama kali digelar ini.
Sementara itu, Challenge Division akan diisi oleh lima negara anggota AFF dengan peringkat FIFA paling rendah. Untuk melengkapi jumlah peserta, FIFA akan mengundang satu negara tambahan sehingga total terdapat enam tim.
Formatnya juga dibagi menjadi dua grup. Masing-masing grup berisi tiga negara dan setiap tim akan memainkan dua pertandingan di fase grup. Setelah fase grup selesai, dua pemuncak klasemen akan bertemu di final Challenge Division.
Indonesia Tuan Rumah
FIFA ASEAN Cup 2026 akan digelar di dua negara tuan rumah berbeda berdasarkan divisinya. Premier Division yang diikuti tim-tim dengan peringkat lebih tinggi akan berlangsung di Jakarta dan Bandung. Sementara itu, pertandingan Challenge Division dijadwalkan digelar di Hong Kong.
Turnamen ini masuk dalam kalender internasional FIFA dan dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026.
Salah satu hal yang membuat FIFA ASEAN Cup 2026 menarik adalah statusnya sebagai agenda resmi FIFA. Dengan demikian, negara peserta memiliki peluang lebih besar untuk menurunkan pemain-pemain terbaik mereka.
Kondisi tersebut diperkirakan membuat persaingan menjadi lebih kompetitif dibandingkan turnamen regional yang tidak masuk kalender FIFA.
Bagi Timnas Indonesia, status sebagai tuan rumah sekaligus peserta Premier Division tentu menjadi kesempatan penting untuk memburu prestasi di hadapan publik sendiri.
Dengan format dua divisi, laga final langsung setelah fase grup, serta hadiah juara yang besar, FIFA ASEAN Cup 2026 diproyeksikan menjadi kompetisi baru yang memiliki gengsi tinggi di kawasan Asia Tenggara.





















