Polda Metro Jaya mengisyaratkan laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung bisa di gelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) kembali. Polisi menilai laga antar rival tersebut berlangsung secara tertib pada Sabtu, 12 September 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menilai, laga El Classico Indonesia itu dapat menjadi catatan untuk kepolisian nantinya untuk kembali menerbitkan rekomendasi.

Kita melihat pelaksanaan ini bisa tertib, aman, damai. Ini menjadi suatu nilai bagi kepolisian untuk dapat memberikan rekomendasi kembali,”

ungkap Budi kepada wartawan, Minggu, 13 September 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto saat melakukan sesi doorstop di Stadion GBK jelang pertandingan Persija Vs Persib. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto saat melakukan sesi doorstop di Stadion GBK jelang pertandingan Persija Vs Persib. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)

Sejatinya, kata Budi, rekomendasi Polda Metro Jaya serta izin yang dikeluarkan Mabes Polri sebagai bentuk penghormatan kepada Macan Kemayoran bisa kembali melawan rivalnya di kandang sendiri.

Rekomendasi Polda Metro Jaya dan perizinan Mabes Polri merupakan suatu penghormatan kepada Persija untuk bisa bermain di kandang sendiri,”

kata Budi.

Selama pertandingan berlangsung dengan aman, tertib, dan damai. Kepolisian turut mengapresiasi panitia pelaksana, Persija, TheJakmania yang turut serta menjaga ketertiban sehingga pertandingan berjalan lancar.

Kami menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana Persija, termasuk jajaran Jakmania, karena kegiatan hari ini berjalan aman, tertib, dan lancar,” 

tutur Budi.

Tidak Ada Jakmania Diamankan

Pendukung fanatik Persija, The Jakmania.
Pendukung fanatik Persija, The Jakmania. (Foto: Owrite/Hadi Febriansyah).

Budi melaporkan, laga Persija Vs Persib ditonton oleh 58.478 orang. Jumlah tersebut mencakup Jakmania, tamu undangan, dan penonton yang membeli tiket.

Dia mengatakan, tidak ada supporter TheJakmania yang diamankan walaupun petugas sempat menemukan sejumlah petasan dan flare sebelum pertandingan dimulai.

Kabid Humas menjelaskan, petugas lapangan melakukan pendekatan edukatif dengan memberikan imbauan suporter tidak membawa barang yang dilarang masuk stadion.

Meski begitu, petugas tetap menyita petasan dan flare agar tidak mengganggu ketertiban pertandingan.

Pendekatan petugas pengamanan Polda Metro Jaya dan seluruh jajaran adalah humanis dan edukatif… Barang tersebut kami amankan. Namun bagi penonton atau suporter yang sudah memiliki tiket, kami persilakan untuk masuk,”

ucap Budi.