Premier League menjelaskan mengenai gol kontroversial Erling Haaland dalam pertandingan Manchester United versus Manchester City pada pekan keempat Liga Inggris 2026/2027.

Dalam laga yang berlangsung di Old Trafford, Minggu, 13 September 2026, City berhasil mengalahkan United dengan skor 1-0. Haaland menjadi pahlawan kemenangan The Citizens melalui golnya pada menit ke-60.

Gol City bermula dari umpan silang Josko Gvardiol yang mengarah kepada Haaland. Striker asal Norwegia tersebut langsung menyambut bola dengan tembakan first time yang bersarang di gawang Senne Lammens.

Namun, gol tersebut langsung memicu kontroversi. Hakim garis mengangkat bendera tanda offside setelah Haaland mencetak gol.

Wasit Michael Oliver kemudian mengikuti keputusan tersebut dengan menganulir gol Haaland. Situasi berubah setelah tim VAR memeriksa terhadap proses gol.

Setelah melihat tayangan ulang, wasit akhirnya mengesahkan gol Haaland. Keputusan tersebut memastikan City unggul 1-0 dan bertahan hingga pertandingan selesai.

Alasan Pengesahan Gol

Keputusan VAR menjadi sorotan karena terdapat pemain Manchester City lain yang terlihat berada dalam posisi offside ketika proses serangan berlangsung.

Pemain tersebut adalah Enzo Fernandez. Gelandang City itu terlihat mengejar bola yang dikirimkan Gvardiol sebelum akhirnya Haaland melakukan penyelesaian.

Premier League kemudian memberikan penjelasan melalui akun X mengenai alasan gol tersebut tetap dinyatakan sah.

“Teknologi VAR meninjau keputusan wasit untuk tidak mengesahkan gol karena offside, dan memutuskan bahwa Haaland berada dalam posisi yang sah serta merekomendasikan gol tersebut disahkan,”

bunyi pernyataan itu.

Menurut Premier League, posisi Fernandez menjadi bagian dari peninjauan VAR. Meski berada dalam posisi offside, VAR menilai sang gelandang tidak menyentuh atau memainkan bola.

“VAR juga menilai bahwa meskipun Enzo Fernandez berada dalam posisi offside, ia tidak memainkan bola,”

tambah pernyataan tersebut.

Penjelasan tersebut kemudian menimbulkan perdebatan karena tayangan pertandingan menunjukkan Fernandez terlihat aktif dalam proses serangan.

Fernandez memang tidak menyentuh bola, tetapi pergerakannya dinilai dapat memengaruhi respons pemain bertahan United, khususnya Lisandro Martinez.

Situasi tersebut membuat keputusan VAR kembali menjadi bahan pembicaraan. Sebab, penentuan offside tidak hanya berkaitan dengan apakah seorang pemain menyentuh bola atau tidak.

Aturan Offside Jadi Sorotan

Dalam Laws of the Game Pasal 11.2, pemain dapat dinyatakan melakukan pelanggaran offside apabila melakukan tindakan yang jelas memengaruhi kemampuan pemain lawan dalam memainkan bola.

Karena itu kontroversi gol Haaland tidak berhenti pada posisi sang penyerang. Pergerakan Fernandez juga menjadi bagian penting dalam perdebatan mengenai apakah gol tersebut seharusnya disahkan.

Pada akhirnya, keputusan VAR tetap menyatakan Haaland berada dalam posisi onside dan Fernandez tidak dianggap memainkan bola. Gol tersebut pun sah dan menjadi satu-satunya gol dalam kemenangan Manchester City 1-0 atas Manchester United.