Carrick memahami kekecewaan yang dirasakan pendukung United. Ia menegaskan siap mengambil tanggung jawab atas hasil buruk tersebut.
“Saya benar-benar memahami perasaan suporter. Saya benar-benar memahami. Kami harus menerima. Itu tanggung jawab saya,”
kata Carrick seperti dilansir dari laman resmi klub.
Siap Terima Kritik
Manchester United memulai pertandingan dengan sangat baik. Keunggulan 2-0 sempat membuat mereka berada di jalur untuk melangkah ke babak berikutnya.
Namun, Brighton mampu membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan 3-2. Carrick tidak berusaha menghindari kritik setelah hasil tersebut.
Menurutnya, United seharusnya mampu mengamankan kemenangan ketika sudah berada dalam posisi unggul.
“Saya akan berdiri dan menerima kritikan. Saya paham bahwa hari ini kami seharusnya meraih kemenangan,”
ujar mantan pemain United tersebut.
Belajar dari Kekalahan
Meski kecewa, Carrick berharap para pemain tidak berlarut-larut memikirkan hasil negatif kali ini.
Pertandingan melawan Brighton harus menjadi bahan evaluasi agar United mampu berkembang sebagai tim dan lebih siap menghadapi situasi sulit pada pertandingan berikutnya.
“Kami harus terus berkembang sebagai sebuah tim. Kami harus terus belajar dan bisa mengatasi situasi pertandingan yang ada. Malam ini, situasinya sulit. Kami tidak bisa menemukan jalan keluar,”
ucap Carrick.
Carrick menilai staf pelatih juga berperan besar untuk membantu para pemain menghadapi kondisi sulit seperti yang terjadi saat melawan Brighton.
“Saya dan staf bertanggung jawab untuk membantu pemain melewati situasi sulit yang ada. Saya pikir semua paham bahwa pada akhirnya, malam ini terasa sangat mengecewakan bagi kami,”
tambah dia.
Setelah tersingkir dari Carabao Cup, United tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan. Setan Merah akan kembali beraksi di Liga Inggris dengan menghadapi Fulham pada pertandingan berikutnya.
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi United untuk bangkit sekaligus memperbaiki posisi mereka setelah hanya mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan awal musim ini.
Dengan demikian, Carrick dan anak asuhnya dituntut segera mengalihkan fokus ke Premier League setelah kegagalan di Carabao Cup.