Panitia penyelenggara Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengambil langkah cepat setelah fasilitas akomodasi untuk atlet dan ofisial mendapat sorotan.
Salah satu solusi yang disiapkan adalah menghadirkan kapal pesiar asal Italia, Costa Serena. Kapal tersebut tiba dan bersandar di Dermaga Kinjo, Nagoya, Jepang, Selasa, 15 September 2026.
Costa Serena disiapkan sebagai “hotel terapung” yang dapat menampung sekitar 4.000 atlet serta anggota kontingen selama penyelenggaraan Asian Games kali ini.
Penggunaan kapal pesiar tersebut menjadi bagian dari strategi panitia karena Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tidak menggunakan Kampung Atlet (Athlete Village) permanen.
Sebagai pengganti, penyelenggara harus menyediakan sejumlah alternatif tempat tinggal bagi para peserta. Pilihan mencakup kapal pesiar, hotel, akomodasi berbasis aplikasi, hingga kabin dengan konsep kontainer di kawasan pelabuhan.
Presiden Asian Games Aichi-Nagoya, Hideaki Ohmura, turut menyambut kedatangan Costa Serena dan mengapresiasi penggunaan kapal tersebut sebagai fasilitas akomodasi.
“Kami sangat senang menyambut “hotel kapal” ini di Dermaga Kinjo. Ini menjadi pertama kali fasilitas seperti ini digunakan sebagai akomodasi dalam ajang olahraga internasional besar di Jepang,”
tutur Ohmura, dikutip dari Japan Wire, Kamis, 17 September 2026.
Korea Selatan Protes
Meski kapal pesiar telah disiapkan, persoalan akomodasi belum sepenuhnya selesai. Media Jepang menyoroti keluhan atlet bola basket Korea Selatan mengenai fasilitas tempat tinggal.
Ukuran tempat tidur dan kabin kontainer disebut terlalu terbatas, terutama bagi atlet dengan postur tubuh tinggi.
Pihak penyelenggara kemudian menyatakan telah melakukan sejumlah perbaikan untuk mengatasi berbagai persoalan teknis yang ditemukan di lapangan.
Manajer Akomodasi, Yuta Matsuo, memastikan keluhan tersebut mendapat perhatian dari panitia.
“Kami tidak hanya mengakui masalah ini, tetapi juga sudah mengambil langkah konkret untuk memperbaiki lingkungan bagi para atlet,”
ujar Matsuo.
Matsuo juga memahami bahwa ruang di dalam Costa Serena memiliki keterbatasan tertentu. Karena itu, peserta Asian Games diharapkan tidak hanya mempertimbangkan ukuran kabin ketika menilai fasilitas akomodasi.
Panitia mengarahkan para delegasi untuk memanfaatkan berbagai fasilitas umum yang tersedia di dalam kapal.
“Kami berharap delegasi dapat mempertimbangkan fasilitas dan pilihan relaksasi di kapal secara menyeluruh, bukan hanya berfokus pada ukuran kabin,”
kata dia.
Jumlah Peserta
Persoalan akomodasi semakin kompleks karena jumlah atlet dan ofisial yang mengikuti Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mencapai sekitar 17.000 orang. Jumlah tersebut disebut melampaui perkiraan awal panitia bersama Olympic Council of Asia (OCA).
Untuk menangani berbagai persoalan yang mungkin muncul selama penyelenggaraan, pusat layanan selama 24 jam juga disiapkan untuk menerima dan menindaklanjuti keluhan dari kontingen.
Tantangan panitia Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tidak hanya berkaitan dengan tempat tinggal peserta.
Cuaca ekstrem juga menjadi perhatian setelah hujan deras yang terjadi pada pekan sebelumnya membuat ratusan peserta harus dievakuasi.
Ancaman kembali muncul ketika kawasan Nagoya dilanda hujan deras yang dibayangi potensi banjir bandang pada Rabu, 16 September 2026.
Kondisi tersebut menambah pekerjaan panitia untuk memastikan seluruh peserta dapat menjalani rangkaian pertandingan dengan aman dan nyaman.
Sejumlah cabang olahraga sudah lebih dahulu memulai pertandingan penyisihan, termasuk sepak bola dan bola basket. Namun, seremoni pembukaan resmi Asian Games Aichi-Nagoya 2026 baru akan berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026.
Pesta olahraga terbesar di Asia tersebut kemudian akan berlangsung hingga 4 Oktober 2026, dengan para atlet dari berbagai negara bersaing memperebutkan medali di sejumlah cabang olahraga.






