Harry Kane masuk dalam daftar kandidat Ballon d’Or 2026 setelah menjalani musim 2025/2026 dengan catatan impresif bersama Bayern Munchen dan Timnas Inggris.

Meski berpeluang meraih penghargaan individu bergengsi tersebut, Kane menegaskan bahwa Ballon d’Or bukan sasaran utama dalam kariernya. 

Penyerang Bayern Munchen itu menganggap penghargaan tersebut hanya sebagai bonus bila Kane bisa berhasil meraihnya.

Performa Kane sepanjang musim lalu menjadi salah satu alasan namanya kembali diperhitungkan dalam persaingan Ballon d’Or.

Penyerang Timnas Inggris tersebut mencetak total 73 gol sepanjang 2025/2026. 61 gol ia cetak bersama Bayern Munchen, sementara 12 lainnya lahir ketika memperkuat The Three Lions.

Catatan tersebut menjadi salah satu musim paling produktif dalam perjalanan karier Kane.

“Aku tidak pernah suka terlalu banyak membicarakan tentang diriku sendiri. Apa yang bisa kukatakan adalah musim lalu itu luar biasa, baik secara individu maupun tim,”

kata Kane dilansir dari Marca, Sabtu, 19 September 2026.

“Sejauh ini, musim lalu adalah musim terbaik karierku. Memang benar bahwa aku mencapai 73 gol, kedua terbanyak dalam sejarah, setelah 82 gol Lionel Messi pada 2011/12. Itu faktanya,”

tambah dia.

Sukses Bersama Bayern dan Timnas Inggris

Produktivitas Kane turut membantu Bayern Munchen meraih sejumlah pencapaian pada musim 2025/2026. Bersama klub asal Jerman tersebut, Kane berhasil meraih seluruh trofi domestik Jerman. Bayern juga melangkah hingga semifinal Liga Champions.

Di level internasional, Kane turut membawa Inggris meraih posisi ketiga Piala Dunia 2026. Rangkaian prestasi tersebut membuat Kane kembali masuk dalam perbincangan kandidat peraih Ballon d’Or 2026 bersama sejumlah nama besar lainnya.

Ballon d’Or bukan penghargaan yang asing bagi Kane. Ia sudah beberapa kali masuk nominasi, tetapi belum pernah menembus posisi tiga besar dalam pemilihan penghargaan tersebut.

Pada edisi 2026, persaingan kembali ketat karena sejumlah pemain top turut masuk dalam daftar kandidat, termasuk Lamine Yamal, Rodri, dan Lionel Messi.

Dengan statistik individu dan pencapaian tim yang diraih pada musim sebelumnya, Kane kembali mendapat perhatian dalam perebutan penghargaan tersebut.

Kepada Pemilih

Meski banyak pihak menilai performanya layak membawanya meraih Ballon d’Or 2026, Kane tidak ingin terlalu memikirkan hasil pemungutan suara. Menurutnya, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan pemilih.

“Itu tergantung pada orang-orang yang melakukan pemungutan suara. Dari sudut pandangku, musim lalu sudah selesai. Sekarang aku fokus pada musim ini,”

ucap Kane.

Kane memilih mengalihkan perhatian kepada musim berjalan. Bagi sang striker, pencapaian masa lalu menjadi bagian yang sudah selesai dan bukan sesuatu yang perlu terus dipikirkan.