Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi dimulai setelah upacara pembukaan yang bertema Harmonic Heart Beat digelar di Paloma Mizuho Stadium, Nagoya, Jepang, Sabtu, 19 September 2026.
Upacara ini menghadirkan rangkaian pertunjukan yang memadukan budaya tradisional Jepang dengan sentuhan modern. Sejumlah tokoh dan pesohor Jepang turut ambil bagian dalam seremoni pembukaan ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Rangkaian upacara pembukaan diawali penampilan empat penari yang membentuk simbol hati di atas panggung. Setelah pertunjukan pembuka tersebut, musisi dan pemain biola ternama Jepang, Taro Hakase, tampil mengambil alih panggung.
Suasana stadion kemudian semakin meriah ketika ratusan penari bergabung dalam pertunjukan. Mereka tampil di tengah sorotan lampu serta efek laser yang menghiasi arena. Perpaduan musik, tarian, cahaya, dan visual membuat pembukaan Asian Games 2026 berlangsung semarak.
Setelah pertunjukan awal, seremoni dilanjutkan dengan pengibaran bendera Jepang. Penyanyi asal Nagoya, Keiko Toda, kemudian membawakan lagu kebangsaan Jepang. Kehadiran Toda menjadi bagian khusus dari pembukaan karena ia merupakan penyanyi yang lahir di kota tersebut.
Usai lagu kebangsaan Jepang dikumandangkan, rangkaian acara berlanjut dengan defile kontingen peserta Asian Games 2026. Afghanistan menjadi kontingen pertama yang memasuki arena dalam parade atlet dari berbagai negara peserta.
Daniel-Ayu Pimpin Barisan
Kontingen Indonesia turut ambil bagian dalam defile Asian Games 2026. Karateka Daniel Hutapea dan pebasket Dewa Ayu dipercaya membawa bendera Merah Putih dalam parade.
Keduanya tampil dengan pakaian adat yang berbeda. Daniel mengenakan busana khas Batak Toba, sedangkan Dewa Ayu tampil menggunakan pakaian adat Bali. Sebagai negara tuan rumah, Jepang menjadi kontingen terakhir yang memasuki arena dalam rangkaian defile.
Setelah seluruh kontingen memasuki arena, sambutan disampaikan Gubernur Prefektur Aichi sekaligus Presiden Organising Committee Asian Games 2026, Hideaki Ohmura. Selanjutnya, Presiden Olympic Council of Asia (OCA), Sheikh Joaan Bin Hamad Al-Thani, secara resmi menandai dimulainya Asian Games 2026.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera OCA serta pengucapan sumpah atlet, wasit, dan ofisial.
Kabuki
Pertunjukan budaya Jepang kembali menjadi bagian penting dalam upacara pembukaan Para penari menampilkan Kabuki (seni teater tradisional khas Jepang yang menggabungkan unsur tarian, nyanyian, dan akting dengan tata rias serta kostum yang sangat mencolok) bertema Renjishi dengan latar belakang Kastil Nagoya, yang merepresentasikan budaya tradisional Jepang.
Setelah itu, panggung beralih ke pertunjukan tari modern yang menggambarkan Jepang sebagai salah satu negara industri terkemuka di Asia. Rangkaian pertunjukan tersebut memperlihatkan perpaduan antara warisan budaya dan perkembangan modern Jepang.
Momen menyalanya obor raksasa Asian Games 2026 menjadi salah satu puncak upacara pembukaan. Setelah obor menyala di dalam stadion, Taro Hakase kembali tampil bersama para penari. Pertunjukan tersebut kemudian ditutup dengan pesta kembang api yang menerangi langit Nagoya.
Meskipun upcara pembukaan baru digelar Sabtu, 19 September 2026, tapi beberapa cabang olahragalebih dahulu dipertandingkan. Asian Games Aichi-Nagoya akan berlangsung hingga 4 Oktober 2026. Kontingen Indonesia pun telah mulai menjalani sejumlah pertandingan dengan target membawa pulang medali dari berbagai cabang olahraga.






