Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki karakter persaingan yang berbeda dibandingkan Piala AFF yakni komposisi pemain skuad Garuda.
Ia mengklaim Timnas Indonesia saat ini memiliki materi pemain yang jauh berbeda dibandingkan ketika tampil di Piala AFF.
Hanya sekitar lima pemain dari skuad Piala AFF yang kembali masuk dalam tim untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Situasi tersebut membuat pelatih berusia 51 tahun itu memiliki lebih banyak pilihan pemain.
Kehadiran para pemain yang berkarier di luar negeri juga memberikan kedalaman skuad yang lebih besar sehingga rotasi dapat dilakukan sesuai kebutuhan pertandingan.
“Tentu saja ini tim yang berbeda. Ini tim yang benar-benar berbeda,”
kata Herdman, dikutip pada Rabu, 23 September 2026.
“Maksud saya, hanya ada sekitar lima pemain yang kami bawa dari turnamen tersebut (AFF) ke skuad saat ini, jadi ini sangat berbeda,”
tambah pelatih asal Inggris tersebut.
Perubahan komposisi pemain turut memengaruhi pendekatan Herdman dalam menyiapkan strategi. Karakter tantangan yang dihadapi Timnas Indonesia pada dua kompetisi tersebut tidak bisa diperlakukan dengan cara yang sama.
Formula 1 dan Reli
Mantan pelatih Timnas Kanada ini juga menggambarkan perbedaan antara FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF dengan analogi dua jenis balapan yang memiliki karakteristik berbeda.
“Jadi ini seperti membandingkan balapan Formula 1 dengan balapan reli, dua hal yang sangat berbeda,”
tutur Herdman.
Dengan materi pemain yang berbeda, Herdman lebih leluasa dalam menentukan komposisi starter maupun melakukan pergantian pemain sepanjang turnamen.
Kedalaman skuad juga menjadi salah satu modal Indonesia untuk menghadapi jadwal pertandingan yang cukup padat selama FIFA ASEAN Cup 2026.
Meski Herdman menyebut komposisi kedua skuad berbeda jauh, perjalanan Indonesia di Piala AFF 2026 juga tidak lepas dari kehadiran sejumlah pemain berkualitas.
Saat itu, Herdman memanggil 12 pemain naturalisasi dengan harapan Timnas Indonesia mampu mendapatkan hasil maksimal. Namun, skuad Garuda harus menerima kenyataan karena gagal melewati fase grup.
Kondisi tersebut menjadi pembanding ketika Indonesia kini tampil dengan materi pemain yang berbeda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Thailand dan Vietnam Pertahankan Pilar Utama
Situasi Indonesia berbeda dengan sejumlah rival di Asia Tenggara. Thailand dan Vietnam relatif mempertahankan kerangka pemain utama mereka dari Piala AFF menuju FIFA ASEAN Cup.
Vietnam masih mengandalkan sejumlah nama seperti Nguyen Xuan Son, Nguyen Dinh Bac, Nguyen Hai Long, Nguyen Quang Hai, dan Nguyen Tai Loc dalam dua ajang tersebut.
Thailand juga tetap mengandalkan beberapa pemain yang sebelumnya menjadi bagian penting dari skuad Piala AFF. Nama-nama seperti Teerasak Poeiphima, Seksan Ratree, Sarach Yooyen, Manuel Bihr, dan Kakana Khamyok masih mendapat kepercayaan.
Di tengah perubahan besar komposisi pemain, Timnas Indonesia juga menghadapi persoalan waktu persiapan. Para pemain yang berkarier di Eropa harus berkumpul dan beradaptasi dengan sistem permainan Herdman dalam waktu yang relatif singkat.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Herdman sebelum Indonesia menjalani pertandingan perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura pada Jumat 25 September 2026.
Pertandingan tersebut akan menjadi ujian pertama bagi skuad baru Herdman sekaligus menjadi kesempatan untuk mengetahui seberapa cepat para pemain baru dapat menyatu dalam sistem permainan.






