Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjelaskan alasan memasukkan Luke Vickery ke dalam skuad Garuda untuk FIFA ASEAN Cup 2026.

Penyerang tersebut bukan nama baru bagi Herdman karena sebelumnya sudah beberapa kali mengikuti agenda latihan bersama Timnas Indonesia.

Pengalaman tersebut membuat Herdman telah memiliki gambaran mengenai kemampuan Vickery. Kini, setelah status kewarganegaraannya selesai, sang penyerang mendapat kesempatan untuk memperkuat Indonesia dalam turnamen FIFA ASEAN Cup 2026.

Vickery sebelumnya mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia pada Mei. Ia kemudian kembali bergabung dan menjalani latihan bersama skuad Garuda sepanjang Juni.

Dia menghabiskan empat hari bersama kami dan kemudian bertahan sepanjang bulan Juni,”

ujar Herdman usai latihan tim di Stadion Madya Kompleks GBK, Jakarta, Selasa, 22 September 2026.

Dalam beberapa agenda tersebut, Vickery telah menjalani sejumlah sesi latihan bersama pemain Timnas Indonesia.

Namun, pada saat itu ia belum bisa tampil dalam pertandingan resmi karena proses kewarganegaraannya belum sepenuhnya selesai.

Jadi dia sebenarnya sudah berlatih sekitar 7 hingga 8 hari bersama tim. Namun, ia belum menjadi WNI (Warga Negara Indonesia) sepenuhnya saat itu,”

kata pelatih berusia 51 tahun itu.

Kenal Kualitas Luke Vickery

Lamanya Vickery berada dalam lingkungan Timnas Indonesia memberikan kesempatan kepada Herdman untuk menilai kemampuannya secara langsung.

Pelatih berusia 51 tahun tersebut telah melihat karakter permainan Vickery dalam sesi latihan. Karena itu, pemanggilannya ke FIFA ASEAN Cup 2026 bukan keputusan yang diambil tanpa pertimbangan.

Jadi kami tahu banyak tentang Luke, kami tahu kualitasnya, dia tipe penyerang, punya naluri mencetak gol,”

ucap Herdman.

Kemampuan Vickery dalam mencari peluang dan mencetak gol menjadi salah satu aspek yang membuat Herdman mempertimbangkannya untuk memperkuat lini depan Timnas Indonesia.

Punya Peluang Jadi Starter

Herdman juga membuka peluang bagi Vickery untuk tampil sejak menit pertama pada pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

Meski demikian, posisi di starting XI belum menjadi milik siapa pun. Herdman menegaskan seluruh pemain yang masuk skuad memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan tempat utama.

“Dia memiliki peluang bagus untuk masuk ke dalam 11 pemain utama. Namun saya pikir setiap pemain yang hadir malam ini memiliki peluang bagus,” ujar mantan pelatih Timnas Kanada itu.

Persaingan untuk masuk susunan pemain utama pun akan berlangsung dalam beberapa hari terakhir sebelum pertandingan perdana.

“Mereka harus bersaing secara internal selama dua hari ke depan untuk mendapatkan hak bertanding. Untuk laga yang sangat penting pada hari Jumat,” kata Herdman menambahkan.

Bersiap Hadapi Singapura

Persaingan internal tersebut menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia sebelum menghadapi Singapura pada pertandingan pertama FIFA ASEAN Cup 2026.

Laga Timnas Indonesia vs Singapura dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 25 September 2026. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Setelah menghadapi Singapura, skuad Garuda akan melanjutkan perjuangan di Grup A dengan menghadapi Malaysia pada Senin, 28 September 2026. Indonesia kemudian menutup fase grup dengan melawan Bangladesh pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Timnas Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Bangladesh berada di Grup A Divisi 1. Seluruh pertandingan grup tersebut dimainkan di SUGBK sehingga Indonesia akan mendapatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.