Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, memberikan apresiasi kepada dua pemain naturalisasi anyar, Mitchell Baker dan Luke Vickery, yang masuk dalam skuad Garuda untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Menurut Diks, keduanya tidak hanya memiliki kemampuan di atas lapangan, tetapi juga menunjukkan karakter dan sikap positif selama berada di lingkungan Timnas Indonesia.
Saya hanya bisa mengatakan hal-hal positif tentang mereka. Sikap mereka sangat positif. Bahkan saat mereka berlatih bersama kami sebelum bisa bermain untuk Indonesia, mereka menunjukkan sikap dan karakter yang sangat baik,”
ujar Kevin Diks kepada awak media di Stadion Madya, Selasa, 22 September 2026.
Dikatakan Kevin Diks, Mitchell Baker dan Luke Vickery sudah menunjukkan karakter yang positif sejak pertama kali bergabung dalam sesi latihan Timnas Indonesia.
Bahkan ketika keduanya belum memenuhi persyaratan untuk tampil bersama skuad Garuda, Baker dan Vickery tetap menunjukkan sikap profesional ketika berlatih bersama tim.
Diks juga melihat potensi besar yang dimiliki kedua pemain tersebut. Menurutnya, Baker dan Vickery bukan hanya memiliki talenta, tetapi juga mempunyai keinginan kuat untuk berkembang.
Keduanya disebut terbuka terhadap masukan dari rekan setim maupun staf pelatih. Sikap tersebut membuat proses adaptasi mereka bersama tim asuhan John Herdman berjalan dengan baik.
Mereka juga memiliki talenta yang besar. Mereka sangat terbuka terhadap masukan dan keinginan untuk belajar. Saya bahkan hampir tersenyum saat membicarakan mereka. Mereka adalah pribadi yang baik, jadi saya senang dengan kehadiran mereka,”
lanjutnya.
Baker dan Vickery Tambah Kekuatan Timnas Indonesia
Masuknya Mitchell Baker dan Luke Vickery memberikan tambahan pilihan bagi John Herdman untuk menyusun lini serang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Dengan komposisi pemain yang tersedia, skuad Garuda membawa ambisi besar dalam turnamen tersebut. Kevin Diks yang dipercaya menjadi kapten setelah Jay Idzes absen karena cedera juga memastikan seluruh pemain memahami target yang ingin dicapai.
Menurut Diks, tidak ada kebingungan mengenai misi Timnas Indonesia. Para pemain telah memiliki fokus yang sama sebelum pertandingan pertama dimulai.
Ya, kami tahu apa yang harus dilakukan. Kami memiliki misi, dan kami memiliki pola pikir, fokus, serta tujuan yang jelas. Semuanya sudah jelas bagi kami, jadi tidak ada keraguan lagi,”
tegas pemain berusia 29 tahun itu.
Kevin Diks Minta Timnas Indonesia Tak Lengah
Meski memiliki target yang jelas, Diks mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena. Ia menyadari perjalanan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 akan diwarnai pertandingan kompetitif.
Laga pertama melawan Singapura menjadi ujian awal bagi skuad Garuda. Pertandingan Grup A tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 25 September 2026 malam WIB.
Diks menilai Singapura maupun calon lawan Indonesia lainnya tetap memiliki kualitas. Karena itu, ia meminta skuad Garuda menjaga konsentrasi dan tidak terburu-buru memikirkan pertandingan berikutnya.
Menurut saya, mereka semua adalah tim yang bagus. Jadi, kami akan menghadapi pertandingan-pertandingan yang kompetitif, dan kami tetap fokus. Namun, kami menjalaninya satu per satu dan kini fokus pada pertandingan pertama,”
tutur Diks.







