Persija Jakarta akhirnya memberikan respons terkait polemik yang melibatkan pelatih Shin Tae-yong dengan Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian.

Macan Kemayoran lebih memilih menyelesaikan persoalan tersebut melalui mekanisme resmi yang berlaku di sepak bola Indonesia.

Persija tidak mengambil tindakan di luar jalur kompetisi. Macan Kemayoran menyerahkan penanganan insiden kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI untuk ditindaklanjuti sesuai regulasi.

Persoalan tersebut bermula dari beredarnya video yang memperlihatkan situasi panas di sekitar area bangku cadangan ketika Persija menghadapi Java United.

Pertandingan tersebut merupakan bagian dari pekan ketiga Super League 2026/2027 dan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu, 19 September 2026.

Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terdengar ucapan yang diduga diarahkan kepada Shin Tae-yong dari area staf Java United. Video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu berbagai tanggapan publik.

Salah satu bagian rekaman memperdengarkan ucapan yang menyebut Shin Tae-yong sebagai “pendatang”. Namun, konteks lengkap percakapan maupun pemicu insiden tersebut belum diketahui secara utuh berdasarkan potongan video yang beredar.

Komdis PSSI

Alih-alih memberikan respons melalui jalur lain, Persija memilih menyerahkan proses penyelesaian kepada Komdis PSSI. Klub berharap persoalan tersebut dapat diperiksa berdasarkan mekanisme dan aturan yang berlaku.

Saat ini Persija menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian atas insiden di laga tersebut kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku,”

tulis Persija dalam pernyataan resminya, Selasa, 22 September 2026.

Persija juga menekankan pentingnya melihat persoalan berdasarkan bukti yang tersedia. Menurut klub, proses pemeriksaan perlu mempertimbangkan fakta yang terjadi di lapangan secara menyeluruh.

Persija percaya bahwa setiap kejadian dapat diproses secara objektif berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia di lapangan,”

lanjut pernyataan tersebut.

Dukungan Persija

Di tengah polemik yang berkembang, Persija sebelumnya juga menunjukkan dukungan kepada Shin Tae-yong melalui akun media sosial resmi klub.

Dukungan tersebut muncul setelah video dugaan insiden antara sang pelatih dengan pihak Java United menjadi perhatian publik. Persija memberikan pesan yang menegaskan posisi Shin Tae-yong di dalam klub.

Teruskan Coach, ini rumahmu,”

tulis Persija dalam unggahannya.

Polemik tersebut terjadi setelah Persija berhasil mempertahankan tren positif di awal Super League 2026/2027.

Dalam pertandingan melawan Java United, Macan Kemayoran mengamankan kemenangan tipis 1-0. Arlyansyah Abdulmanan menjadi pencetak gol tunggal pada menit ke-13.

Hasil tersebut membuat Persija meraih tiga kemenangan beruntun sejak kompetisi dimulai. Sebelumnya, skuad asuhan Shin Tae-yong menundukkan Borneo FC dengan skor 1-0 pada pertandingan pembuka.

Persija kemudian kembali mendapatkan tiga poin saat menghadapi rivalnya, Persib Bandung. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, tersebut berakhir dengan kemenangan Persija 2-1.

Kini, selain menjaga tren positif di lapangan, Persija juga menunggu proses penanganan Komdis PSSI terkait insiden yang melibatkan Shin Tae-yong dan pihak Java United.