Kontingen Indonesia berhasil meraih medali emas pertamanya setelah melalui persaingan sengit dalam lima pertandingan melawan China. 

Indonesia sempat tertinggal 0-2 sebelum membalikkan keadaan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan dramatis 3-2.

Pada pertandingan pertama, Jonathan Christie harus mengakui keunggulan tunggal putra China, Shi Yu Qi. Jonathan kalah dalam dua set langsung dengan skor 13-21 dan 18-21.

Sementara itu, pertandingan kedua mempertemukan sektor ganda putra Indonesia yang diwakili Fajar Alfian dan M. Shohibul Fikri melawan pasangan China. 

Pertandingan berlangsung sengit hingga tiga set, tetapi Indonesia akhirnya kalah dengan skor 20-22, 21-19 dan 14-21.

Memasuki pertandingan ketiga, Alwi Farhan berhasil menjaga peluang Indonesia setelah mengalahkan Shifeng Li. Alwi memenangkan pertandingan dengan skor 23-21, 15,21 dan 21-16.

Berikutnya, ganda putra Indonesia yang diwakili Leo Carnando dan Daniel Martin berhasil menaklukkan pasangan Ji Ting He dan Yi Liu dalam dua set. Indonesia menang dengan skor 23-21 dan 21-10.

Pada pertandingan penentuan, Moh, Zaki Ubaidillah menghadapi Hongyang Weng. Pertandingan tersebut kembali berlangsung sengit sebelum Indonesia memastikan kemenangan dengan skor 23-21 dan 21-13.

Dengan kemenangan tersebut, Indonesia meraih medali emas pertamanya dan naik ke peringkat 16 klasemen sementara. Sebelumnya, Indonesia berada di peringkat 23.

Adapun klasemen sementara lima besar ditempati China dengan 80 emas, 30 perak, dan 20 perunggu. Jepang berada di posisi kedua dengan 20 emas, 34 perak, dan 37 perunggu.

Korea Selatan menempati peringkat ketiga dengan 10 emas, 12 perak, dan 28 perunggu.

Selanjutnya, Kazakhstan berada di posisi keempat dengan 8 emas, 8 perak, dan 9 perunggu, disusul Uzbekistan di peringkat kelima dengan 6 emas, 12 perak, dan 8 perunggu.

Indonesia sendiri berada di peringkat 16 dengan raihan 1 medali emas, 4 perak, dan 15 perunggu.