Performa Timnas Indonesia ketika menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 kembali menjadi sorotan. Hasil imbang tanpa gol di kandang sendiri membuat pelatih John Herdman mendapat tekanan dari suporter.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin, 28 September 2026, Timnas Indonesia harus berbagi poin dengan Malaysia setelah laga berakhir 0-0.

Hasil tersebut terasa semakin berat karena Indonesia harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain. Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-37 setelah menekel keras pemain Malaysia, Arif Aiman.

Selain hasil pertandingan, penampilan Indonesia juga menjadi bahan kritik. Permainan Garuda dinilai berjalan monoton dan belum menunjukkan pola serangan yang efektif.

Kondisi tersebut membuat kekecewaan suporter semakin terlihat setelah pertandingan. Bahkan, dari tribun Stadion Gelora Bung Karno terdengar teriakan yang menyebut nama Shin Tae-yong, mantan pelatih Timnas Indonesia yang diberhentikan pada awal Januari 2025.

Situasi ini kemudian memunculkan perbandingan antara catatan John Herdman dan Shin Tae-yong ketika menangani Timnas Indonesia.

Rapor John Herdman dalam 10 Pertandingan

Dalam 10 pertandingan pertamanya bersama Indonesia, John Herdman mencatatkan enam kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.

Meski memiliki catatan kemenangan yang cukup positif, performa Indonesia di sejumlah ajang belum memuaskan suporter. Kegagalan melewati fase grup Piala AFF 2026 serta penampilan yang dinilai belum konsisten di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi bagian dari sorotan terhadap Herdman.

Teriakan nama Shin Tae-yong setelah pertandingan kontra Malaysia menjadi salah satu gambaran kekecewaan tersebut. Dukungan kepada pelatih asal Korea Selatan itu tidak hanya muncul di media sosial, tetapi juga terdengar langsung dari tribun SUGBK.

Shin Tae-yong mulai menangani Timnas Indonesia pada penghujung 2019. Selama memimpin skuad senior, ia mencatatkan 26 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 18 kekalahan dari 58 pertandingan.

Catatan tersebut khusus untuk Timnas Indonesia senior. Shin Tae-yong juga pernah dipercaya menangani tim nasional kelompok usia selama masa kepelatihan di Indonesia.

Jika hanya melihat 10 pertandingan pertama, catatan Shin Tae-yong sebenarnya berada di bawah Herdman. Pada periode tersebut, Shin mencatat lima kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan.

Meski statistik 10 laga awal menunjukkan Herdman memiliki jumlah kemenangan lebih banyak, terdapat perbedaan kondisi ketika kedua pelatih memulai pekerjaannya bersama Indonesia.

Shin Tae-yong membangun skuad dari awal ketika pertama kali datang. Saat itu, Indonesia belum diperkuat pemain naturalisasi seperti yang menjadi bagian dari komposisi skuad pada era Herdman.

Karena itu, perbandingan statistik kedua pelatih perlu dilihat bersama konteks materi pemain dan kondisi tim pada masing-masing periode. Catatan kemenangan, hasil imbang, serta kekalahan memang memberikan gambaran performa, tetapi tidak sepenuhnya menggambarkan situasi yang dihadapi masing-masing pelatih.