Manchester City berada di ambang ancaman sanksi setelah Komisi Independen Premier League menyatakan klub tersebut terbukti melanggar aturan finansial yang terjadi selama hampir satu dekade.
114 dari 115 tuduhan yang diajukan Premier League terbukti bersalah atas dugaan kasus membuat kontrak dan laporan keuangan palsu yang dimulai pada musim 2009/2010 hingga 2017/2018.
Belum Ada Sanksi
Meskipun bentuk hukuman yang akan diterima Manchester City belum diputuskan, The Citizens berpotensi menghadapi sanksi berat dari Premier League. Salah satu hukuman adalah pengurangan poin, degradasi dari liga, atau pembatasan merekrut pemain.
Jika The Citizens terbukti bersalah dan dinyatakan terdegradasi karena pengurangan poin, klub tersebut harus bermain di Championship, kasta kedua Liga Inggris, yang menyebabkan beberapa harga dari pemain-pemain bintang seperti Erling Haaland, Enzo Fernandez, dan Gianluigi Donnaruma turun drastis
Kepala Eksekutif Premier League Richard Masters mengatakan akan meninjau kembali sanksi yang tepat atas pelanggaran yang dilakukan City.
“Keputusan ini adalah yang paling signifikan dalam sejarah Premier League. Ada beberapa elemen kasus yang masih perlu diputuskan, termasuk, yang terpenting, sanksi apa yang harus diberikan atas pelanggaran ini,”
ujar dia dikutip dari Skysports, Rabu, 30 September 2026.
Pernyataan Klub
Manchester City dikabarkan bakal menempuh jalur banding dengan alasan terdapat kesalahan dari segi hukum
“Manchester City FC kini akan menempuh jalur banding yang tersedia, dengan alasan bahwa putusan tersebut mengandung kesalahan material yang jelas dari segi hukum, prinsip, maupun fakta, dan tidak dapat diandalkan,”
kata City.






