Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkap kondisi gelandang Thom Haye yang harus absen pada pertandingan melawan Bangladesh di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Thom Haye tidak dapat memperkuat skuad Garuda setelah menerima kartu merah ketika Timnas Indonesia menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua Grup A.

Absennya pemain tersebut membuat Herdman harus menyiapkan komposisi berbeda untuk laga penentuan kontra Bangladesh.

John Herdman mengakui kartu merah yang diterima Thom Haye menjadi situasi yang cukup berat bagi sang pemain.

Menurutnya, Haye merupakan sosok yang memiliki karakter penuh semangat dan emosional ketika berada di lapangan.

(Kondisi Thom Haye secara mental) cukup sulit. Thom adalah pribadi yang sangat bersemangat dan emosional,”

kata John Herdman usai sesi latihan menjelang laga melawan Bangladesh di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu 30 September 2026.

Pelatih asal Inggris tersebut kemudian menjelaskan situasi yang membuat Thom Haye harus meninggalkan lapangan pada pertandingan melawan Malaysia.

Kartu Merah Thom Haye

Menurut Herdman, Thom Haye melakukan pelanggaran taktis ketika berusaha menghentikan pergerakan pemain sayap Malaysia yang memiliki kecepatan tinggi.

Dalam kondisi seperti itu, pelanggaran taktis terkadang menjadi pilihan untuk menghentikan serangan lawan sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.

Kaki/posisinya hanya sedikit terlalu tinggi, dan ketika diulas melalui VAR secara lambat, itu selalu terlihat lebih buruk dari kejadian aslinya,”

katanya.

Herdman juga menegaskan bahwa tidak ada maksud dari Thom Haye untuk mencederai pemain Malaysia. Ia menilai insiden tersebut terjadi sebagai bagian dari keputusan taktis dalam situasi pertandingan.

Indonesia Bertahan 10 Pemain

Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37 pertandingan kedua Grup A melawan Malaysia. Keputusan tersebut membuat Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain untuk sebagian besar pertandingan.

Kondisi itu membuat skuad Garuda harus bekerja lebih keras untuk mengantisipasi tekanan Malaysia. Meski kekurangan satu pemain, Indonesia berhasil mempertahankan gawang yang dikawal Maarten Paes hingga pertandingan berakhir. Laga Indonesia vs Malaysia pun selesai dengan skor 0-0.

Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi empat poin dan tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A.

Jumlah poin Indonesia sama dengan Malaysia yang berada di puncak, tetapi Harimau Malaya unggul satu gol dalam selisih gol.

Setelah pertandingan melawan Malaysia, skuad Garuda kini mengalihkan perhatian ke Bangladesh. Justin Hubner dan kawan-kawan akan menjalani pertandingan ketiga Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Pertandingan Indonesia vs Bangladesh dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.30 WIB. Pada waktu yang sama, Malaysia akan menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Duel tersebut menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk mengejar keunggulan selisih gol Malaysia. Jika mampu meraih hasil yang dibutuhkan, skuad Garuda berpeluang mengambil alih posisi puncak Grup A sekaligus mengamankan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Absennya Thom Haye tentu menjadi salah satu persoalan yang harus diatasi Herdman. Pelatih asal Inggris tersebut perlu menemukan formula terbaik agar lini tengah Indonesia tetap solid sekaligus mampu mendukung target kemenangan atas Bangladesh.