Namun, pemain berusia 29 tahun itu memastikan proses naturalisasinya berjalan dengan lancar. Meski tidak memiliki darah keturunan Indonesia, Marukawa memang dapat mengajukan proses naturalisasinya karena sudah berada di Indonesia lima tahun berturut-turut.
Saya tidak bisa menjelaskan secara rinci mengenai prosesnya, tetapi saya sudah menyerahkan dokumen yang diperlukan dan saat ini masih menunggu persetujuan,”
ujar Marukawa.
Keinginan Marukawa untuk menjadi WNI tidak terlepas dari kedekatannya dengan Indonesia. Ia telah berkarier di Tanah Air selama hampir enam musim dengan mengawali karier di Persebaya Surabaya pada Liga 1 Musim 2021-2022.
Setelah berkarier di Surabaya, Marukawa melanjutkan perjalanannya bersama klub PSIS Semarang pada musim 2022-2023 sebelum akhirnya menjadi pemain Dewa United.
Selama berada di Indonesia, Marukawa mengaku jatuh cinta dengan kehidupan di Tanah Air. Keramahan masyarakat menjadi salah satu alasan yang membuatnya merasa nyaman dan bahagia selama tinggal di Indonesia.
Saya sudah tinggal di Indonesia selama lima tahun dan benar-benar jatuh cinta dengan negara ini. Semua orang sangat ramah, dan menghabiskan waktu di Indonesia membuat saya merasa bahagia,”
lanjut Marukawa.
Perjalanan panjangnya bersama klub-klub tanah air juga membuat Marukawa memiliki catatan yang cukup baik.
Dikutip dari Transfermarkt, 8 Oktober, ia telah mencatatkan 170 penampilan dengan torehan 37 gol dan 46 assist selama berkarier di kompetisi Indonesia.
Ingin Masuk Timnas
Jika proses naturalisasinya berjalan mulus, Marukawa berharap bisa segera bergabung dan memperkuat kedalaman skuad Timnas Indonesia.
Ia menyebut kesempatan bermain untuk Indonesia akan menjadi sebuah kehormatan besar dalam karier sepak bolanya.
Impian terbesar saya adalah menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia. Bisa bermain untuk Indonesia akan menjadi sebuah kehormatan yang sangat besar bagi saya,”
ujar Marukawa.
Meski demikian, proses naturalisasi yang selesai nantinya tidak secara otomatis membuat Marukawa dapat memperkuat Timnas Indonesia.
Ia tetap harus memenuhi persyaratan dan keputusan sang pelatih John Herdman. Ditambah dengan kemistri para pemain yang sudah mulai terbentuk setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, Marukawa akan cukup sulit bersaing dengan posisi Egy Maulana Vikri dan Ragnar Oratmangoen yang tampil memukau.