Menjelang Grand Prix (GP) Singapura, Kondisi udara di Singapura turut menjadi perhatian pembalap Formula 1 (F1). Asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia membuat kualitas udara di negara tersebut berada dalam kondisi yang tidak sehat.
Dikutip dari Motorsport.com 9 Oktober, Salah satu pembalap F1 asal Spanyol, Carlos Sainz, menyoroti kondisi tersebut Ketika sedang diwawancarai. Pembalap Williams Team tersebut mengaku telah membaca informasi mengenai kondisi udara Singapura yang terdampak asap kebakaran dari Indonesia.
Saya sudah Membaca sedikit tentang itu, Saat ini, tempat itu tampaknya bukan tempat yang paling sehat untuk bernapas, mengingat polusi udara akibat kebakaran di Indonesia,”
ujarnya.
Sainz mengatakan, dirinya tetap mengikuti informasi dan arahan dari pihak berwenang terkait kondisi udara selama berada di Singapura. Menurutnya, seharusnya para pembalap F1 sudah terbiasa menghadapi berbagai kondisi saat berada di lintasan.







