Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Olahraga

Emil Audero Raih Guard of Honour Usai Juara FIFA ASEAN, Suporter Rayo Malah Bikin Geger

Emil Audero mendapat sambutan hangat setelah berhasil mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Emil audero mendapat guard of honour. (Sumber: instagram.com/rayovallecano)
Emil audero mendapat guard of honour. (Sumber: instagram.com/rayovallecano)

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapat penghormatan berupa guard of honour dalam laga Rayo Vallecano kontra Athletic Club. Emil berjalan memasuki lapangan diiringi tepuk tangan dari kedua tim. Momen tersebut dilanjutkan dengan sesi foto saat dirinya memegang jersey bertuliskan “Campeon ASEAN Cup 2026”.

Emil mendapat sambutan hangat setelah berhasil mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026, mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun tanpa gelar. Dalam partai final, Indonesia menghadapi Thailand dalam pertandingan ketat yang harus ditentukan melalui adu penalti.

Pada babak adu penalti, Emil tampil sebagai salah satu sosok kunci setelah sukses menepis tendangan pemain Thailand pada momen krusial.

Iklan

Momen penghormatan tersebut juga diunggah melalui akun Instagram resmi Rayo Vallecano, @rayovallecano, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Penghormatan untuk Emil Audero, juara Piala ASEAN FIFA bersama Indonesia,”

tulis akun tersebut.

Laga Berakhir Ricuh

Penjaga gawang Timnas Indonesia sekaligus Rayo Vallecano Emil Audero.
Penjaga gawang Timnas Indonesia sekaligus Rayo Vallecano Emil Audero. (Foto: IG Emil Audero).

Dikutip dari ESPN, Senin, 12 Oktober 2026, pertandingan Rayo Vallecano kontra Athletic Club justru diwarnai aksi protes suporter tuan rumah. Meski Emil sempat mendapat penghormatan dari kedua tim, laga harus dihentikan wasit pada menit ke-13.

Penghentian pertandingan terjadi setelah para pendukung Rayo Vallecano melancarkan protes terhadap presiden klub, Raul Martin Presa. Mereka melemparkan pesawat kertas ke dalam lapangan sebagai bentuk kekecewaan terhadap manajemen klub.

Aksi tersebut dipicu oleh ketidakpuasan suporter terhadap kebijakan manajemen yang dinilai buruk selama beberapa tahun terakhir. Para pendukung juga melontarkan seruan agar Presa segera meninggalkan jabatannya.

Salah satu suporter menegaskan bahwa aksi protes akan terus berlanjut hingga terjadi perubahan dalam pengelolaan klub.

Itulah mengapa kami akan terus melakukan protes. Jelas bahwa perubahan arah diperlukan. Vallekas membutuhkannya. Rayo membutuhkannya,”

ujarnya.

Respek di Tengah Protes

Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero.
Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga.

Di tengah situasi tersebut, momen penghormatan kepada Emil Audero menjadi perhatian tersendiri. Para pendukung Rayo Vallecano dinilai tetap memberikan ruang bagi seremoni penghormatan kepada kiper Timnas Indonesia itu sebelum melanjutkan aksi protes mereka terhadap manajemen klub.

Momen tersebut memperlihatkan bagaimana penghormatan terhadap prestasi pemain dapat berlangsung di tengah ketidakpuasan suporter terhadap pengelolaan klub kesayangan mereka.

Iklan