Pertandingan awalnya berlangsung cukup berimbang. Kedua tim masih terlibat persaingan ketat sebelum Gravenberch menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Jeremy Doku.
Keputusan wasit mengusir gelandang Liverpool tersebut membuat tuan rumah harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Situasi ini kemudian dimanfaatkan City untuk mengambil alih kendali permainan.
Hanya berselang tiga menit setelah Gravenberch mendapat kartu merah, Erling Haaland berhasil membawa tim tamu unggul. Gol tersebut menjadi awal dari rangkaian serangan yang semakin menyulitkan Liverpool.
Keunggulan jumlah pemain membuat City semakin leluasa menekan pertahanan Liverpool. Pada menit ke-68, Jeremy Doku berhasil memperbesar keunggulan The Citizens menjadi 2-0.
City kemudian memastikan kemenangan melalui gol Rayan Cherki pada menit ke-78. Gol tersebut mengunci skor akhir menjadi 3-0 sekaligus memastikan tim tamu membawa pulang hasil maksimal dari Anfield.
Bagi Liverpool, kehilangan Gravenberch menjadi pukulan besar ketika pertandingan masih berlangsung. Sebaliknya, City mampu memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak tiga gol dan mengamankan kemenangan penting di Premier League.
Puji Perjuangan Pemain
Meski kecewa dengan hasil akhir, Iraola tetap menghargai para pemain Liverpool. Ia menilai skuadnya telah berusaha maksimal, termasuk ketika harus menghadapi tekanan dari City karena jumlah pemain lebih sedikit.
Pelatih asal Spanyol tersebut juga mengapresiasi dukungan suporter yang terus memberikan semangat kepada tim hingga peluit akhir dibunyikan.
“Saya rasa para pemain pantas mendapat pujian hari ini karena mereka telah memberikan segalanya. Para pendukung juga tampil fantastis, sebelum pertandingan, selama pertandingan, dan setelahnya,”
ujar Iraola.
Iraola turut menyoroti periode awal pertandingan ketika Liverpool masih mampu menciptakan peluang dan bermain dengan kepercayaan diri. Situasi sebelum kartu merah memberikan gambaran positif mengenai penampilan Liverbird.
“Atmosfer dan perasaan yang kami rasakan hingga momen tersebut sangat positif. Mungkin itu merupakan periode terbaik kami, ketika kami menciptakan peluang dan bermain dengan penuh keyakinan. Tentu saja, ketika Anda kalah 0-3, hal itu tidak banyak berarti, tetapi menurut saya momen tersebut tetap penting,”
tutur Iraola.
Kekalahan 0-3 dari City membuat posisi Liverpool di klasemen Premier League semakin tertekan. The Reds kini menempati peringkat kesembilan dengan koleksi sembilan poin.
Hasil berbeda diraih Manchester City. Kemenangan di Anfield membuat The Citizens semakin mantap berada di puncak klasemen dengan raihan 18 poin setelah mencatatkan enam kemenangan beruntun. Sebuah hasil yang memperkuat posisi mereka dalam persaingan musim ini.
Sementara itu, Liverpool perlu segera mengevaluasi penampilan mereka setelah kekalahan di kandang.