Sebelumnya, tim Coventry berhasil meraih kemenangan perdananya di liga usai bertandang ke markas Nottingham Forest dan berhasil meraih tiga poin dengan skor 1-0.
Tren positif terus berlanjut hingga akhirnya Sky Blues mampu meraih kemenangan kandang pertamanya di musim ini.
Hasil tersebut sekaligus mencatat sejarah klub yang mampu meraih kemenangan di Coventry Building Society Arena setelah 25 tahun.
Lampard Mulai Ditakuti
Dengan kemenangan beruntun tersebut, pelatih Coventry, Frank Lampard, nampaknya akan mulai membawa tim Sky Blues menjadi kuda hitam di antara dominasi para tim papan atas.
Mantan pemain Chelsea tersebut sukses mengantarkan tim Coventry menjuarai kasta kedua Liga Inggris dengan 95 poin. Hasil tersebut membuat Coventry mengamankan tiket untuk bermain di divisi utama Liga Inggris.
Dikutip dari Sky Sports, 13 Oktober, usai pertandingan Lampard mengatakan untuk tidak cepat puas dengan kemenangan beruntun tersebut karena perjalanan Liga Inggris masih panjang.
Sebagai sebuah penampilan yang utuh, kita harus tetap rendah hati karena ini baru satu pertandingan dan kita butuh 30 pertandingan lagi. Tapi ini perasaan yang luar biasa bagi para pemain,”
ujar Lampard dalam Sky Sports.
Saat ini Coventry berada di peringkat 14 dan mulai menjauh dari zona merah degradasi. Beberapa lawan tim Sky Blues di bulan Oktober ini akan menghadapi lawan yang cukup menguntungkan dengan bertemu Tottenham Hotspur yang belum menunjukkan performa positifnya di beberapa musim terakhir.
Setelah bertemu Spurs, Coventry akan menjamu dua tim papan tengah lainnya, Fulham dan Sunderland. Jika berhasil meraih 9 poin di tiga laga tersebut, Coventry akan mulai semakin dekat dengan tim-tim papan atas.