Menurut Haye, kondisi tersebut menyulitkan para pemain untuk menjaga kebugaran di tengah jadwal yang berdekatan. Waktu istirahat dan pemulihan yang terbatas membuat tim harus bekerja ekstra agar bisa tetap tampil optimal dalam setiap pertandingan.
Kami tahu apa yang harus kami hadapi sebagai pemain. Musim lalu, kami mencetak sejarah di Asia dan kami sangat senang sebagai sebuah grup,”
ucap Thom Haye, Selasa 13 Oktober 2026.
Soroti Jadwal Padat Persib
Persib menghadapi tantangan yang lebih besar pada musim ini setelah bertambahnya kompetisi yang harus diikuti. Selain berjuang di level domestik, Maung Bandung juga harus membagi tenaga untuk menjalani pertandingan di kompetisi Asia dan Shopee Cup.
Namun, menurut Haye, bertambahnya jumlah kompetisi belum diikuti peningkatan fasilitas yang mendukung kebutuhan tim.
Situasi tersebut menjadi persoalan tersendiri, terutama ketika para pemain membutuhkan pemulihan fisik dalam waktu singkat sebelum kembali bertanding.
Padatnya jadwal membuat Persib dituntut menjaga konsistensi permainan sekaligus mengelola kondisi fisik para pemain. Tanpa dukungan fasilitas yang memadai, proses pemulihan dinilai menjadi lebih sulit dilakukan secara maksimal.
Fasilitas Jadi Keluhan
Salah satu hal yang disoroti Thom Haye adalah kondisi fasilitas yang menurutnya belum mengalami perubahan berarti. Ia juga menyinggung fakta bahwa Persib tidak menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai kandang dalam situasi yang dibicarakannya.
Ya, bagi kami tidak ada yang berubah, tidak ada fasilitas yang berubah. Kami juga tidak bermain di stadion kami sendiri (Stadion GBLA),”
jelas Haye.
Menurut gelandang asal Belanda tersebut, keterbatasan fasilitas turut memengaruhi kenyamanan pemain dalam menjalani program pemulihan.
Padahal, pemulihan menjadi bagian penting untuk menjaga kondisi tubuh setelah menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi.
Haye bahkan menilai menjalani pemulihan di tempat lain bisa menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan memaksakan diri menggunakan fasilitas klub yang menurutnya belum mendukung kebutuhan tersebut.
Jika saya ingin menjalani latihan pemulihan, bagi saya lebih baik pergi ke tempat pribadi daripada pergi ke klub, karena di klub saya tidak bisa menjalani pemulihan,”
tutur Haye.
Minta Fasilitas Ditingkatkan
Haye menilai penambahan turnamen seperti Shopee Cup semestinya diikuti peningkatan sarana dan prasarana yang menunjang aktivitas tim.
Dengan jadwal yang semakin padat, kebutuhan pemain terhadap fasilitas latihan dan pemulihan yang memadai menjadi semakin penting.
Persib membutuhkan kondisi yang memungkinkan pemain memulihkan tenaga secara optimal sebelum kembali menjalani pertandingan berikutnya.
Hal ini dinilai penting agar tim tetap mampu bersaing di berbagai kompetisi tanpa mengabaikan aspek kebugaran.
Karena itu, jika ingin menambahkan ajang seperti Shopee Cup, fasilitas seharusnya lebih baik,”
tegasnya.
Pernyataan tersebut menyoroti tantangan yang harus dihadapi Persib ketika jumlah pertandingan bertambah, sementara waktu pemulihan dan dukungan fasilitas menjadi faktor penting dalam menjaga performa tim sepanjang musim.
Dampak jadwal padat juga terlihat dalam proses menentukan komposisi pemain. Menurut Haye, persiapan pertandingan kini tidak hanya berkaitan dengan memilih pemain yang memiliki kualitas terbaik, tetapi juga memastikan mereka berada dalam kondisi fisik yang siap untuk tampil.
Kondisi kebugaran menjadi pertimbangan penting bagi tim pelatih ketika harus menjalani pertandingan secara beruntun. Pemain yang belum pulih sepenuhnya berisiko kesulitan mempertahankan performa dalam pertandingan berikutnya.
Haye pun menggambarkan situasi tersebut sebagai tantangan nyata yang dihadapi Persib pada musim ini.
Sekarang, untuk pertandingan berikutnya, kami tidak melihat bagaimana memainkan tim terbaik, tetapi melihat siapa yang sehat,”
tukasnya.