Kontingen Indonesia menempati peringkat kesembilan klasemen sementara Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, setelah mengoleksi empat medali emas, empat perak, dan 17 perunggu hingga Rabu, 21 Oktober 2026 pagi.
Sejumlah atlet Merah Putih mencuri perhatian lewat raihan emas, termasuk Maulana Rifky Yavianda yang merebut dua emas serta I Kadek Dwi Purwana Yasa yang memecahkan rekor dunia.
Medali emas pertama Indonesia pada ajang ini dipersembahkan Maulana Rifky Yavianda dari cabang olahraga para renang.
Iklan
Ia menjadi juara nomor gaya bebas 100 meter putra klasifikasi S12 pada Senin, 19 Oktober 2026, dengan catatan waktu 55,34 detik.
Rifky kembali meraih emas pada Selasa, 20 Oktober 2026, setelah memenangi nomor gaya punggung 100 meter putra S12 dengan waktu 1 menit 3,07 detik. Hasil tersebut sekaligus mengantarkannya mencatatkan rekor Asia.
Emas berikutnya datang dari cabang olahraga para balap sepeda melalui Muhammad Fadli Imammuddin.
Ia menjadi yang tercepat pada nomor Individual Pursuit 4.000 meter putra klasifikasi C4 dengan catatan waktu 4 menit 50,169 detik.
Catatan tersebut memecahkan rekor Asian Para Games sebelumnya yang dipegang atlet China, Wang Xian, dengan waktu 4 menit 52,032 detik. Fadli unggul 1,863 detik dari rekor terdahulu dan mengalahkan atlet Iran, Behrooz Farzad.
Alhamdulillah hasil kerja keras tim dan semua pendukung dari NPC Indonesia. Satu tahun kerja keras khususnya untuk mempersiapkan Asian Para Games di Nagoya, bisa membuahkan hasil satu emas. Mudah-mudahan kita bisa jumpa lagi di kelas selanjutnya,”
ujar Fadli dalam laman resmi Kemenpora yang dikutip, Rabu, 21 Oktober 2026.
Kadek Dwi Pertajam Rekor Dunia
Prestasi gemilang lainnya ditorehkan atlet para atletik asal Bali, I Kadek Dwi Purwana Yasa. Ia meraih medali emas pada nomor lempar cakram putra klasifikasi F57 setelah mencatatkan lemparan sejauh 49,75 meter di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Jepang, pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Hasil tersebut sekaligus mempertajam rekor dunia miliknya sendiri, yang sebelumnya tercatat 48,68 meter dalam kejuaraan di Meksiko pada Juli 2026.
Raihan emas Kadek menjadi medali emas kedua Indonesia di Asian Para Games 2026. Setelah itu, Fadli menyumbang emas ketiga, disusul Rifky yang merebut emas keempat melalui nomor gaya punggung 100 meter S12.
Indonesia Masih Berpeluang Menambah Medali
Hingga Rabu, 21 Oktober 2026 pagi, Indonesia mengoleksi total 25 medali, terdiri atas empat emas, empat perak, dan 17 perunggu. Kontingen Merah Putih berada di posisi kesembilan klasemen sementara.
Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 18–24 Oktober 2026. Dengan pertandingan yang masih berjalan, Indonesia berpeluang menambah perolehan medali hingga penutupan ajang tersebut.