Para pemain Singo Edan bahkan lebih banyak bertahan di wilayah sendiri hingga menit-menit awal pertandingan.
Strategi tersebut membuahkan hasil ketika laga memasuki menit ke-10. Persija berhasil memecah kebuntuan setelah barisan pertahanan Arema FC gagal mengantisipasi tekanan para pemain tuan rumah di area penalti.
Alexander Jeremejeff memanfaatkan celah yang terbuka untuk menuntaskan peluang dan menaklukkan kiper Adi Satryo. Gol tersebut membawa Persija unggul 1-0.
Arema FC mencoba memberikan perlawanan pada menit ke-35 melalui situasi sepak pojok. Namun, peluang tersebut belum mampu menghasilkan gol penyama kedudukan karena para pemain Persija berhasil mengamankan area pertahanan mereka.
Alih-alih menyamakan skor, Arema FC kembali mendapat ancaman dari serangan Persija. Pada menit ke-38, Arlyansyah Abdulmanan mengirimkan umpan matang kepada Rayhan Hannan yang berada di posisi menguntungkan.
Hannan mencoba menyelesaikan peluang tersebut melalui sontekan melengkung. Sayangnya, bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Adi Satryo sehingga Persija belum berhasil menambah keunggulan.
Gol kedua akhirnya tercipta menjelang berakhirnya babak pertama. Tekanan Rayhan Hannan terhadap Adi Satryo membuat bola terlepas dan menciptakan peluang bagi Persija.
Jeremejeff dengan sigap memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol keduanya pada pertandingan ini. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Persija dan bertahan hingga wasit Thoriq Alkatiri meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Persija Makin Menjauh
Memasuki babak kedua, Persija tidak mengendurkan tekanan meskipun sudah unggul dua gol. Tuan rumah tetap berusaha memanfaatkan celah di lini pertahanan Arema FC untuk memperbesar keunggulan.
Upaya tersebut kembali membuahkan hasil pada menit ke-76. Kali ini Stjepan Loncar berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan kesalahan barisan belakang dan penjaga gawang Arema FC.
Gol itu sekaligus membawa Persija unggul 3-0. Performa Jeremejeff menjadi salah satu faktor utama yang membuat pertahanan Singo Edan kesulitan sepanjang pertandingan.
Persija hanya membutuhkan waktu empat menit untuk kembali membobol gawang Arema FC. Pada menit ke-80, pemain pengganti Victor Dethan berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Dethan melakukan penetrasi berbahaya ke dalam kotak penalti sebelum menuntaskan peluang yang didapatnya. Gol tersebut memperlebar jarak menjadi 4-0 dan semakin mengukuhkan dominasi Macan Kemayoran.
Meski tertinggal jauh, Arema FC tetap berusaha memberikan perlawanan. Usaha tim tamu akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-88 melalui Gabriel Silva.
Silva sukses memanfaatkan umpan panjang yang melewati dua pemain belakang Persija. Gol tersebut memperkecil ketertinggalan Arema FC menjadi 4-1.
Pesta Gol Persija
Setelah mencetak gol, Arema FC berupaya meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, usaha tersebut belum cukup untuk mengubah jalannya pertandingan.
Persija justru kembali mencetak gol pada penghujung laga. Ivan Mamut berhasil merobek gawang Arema FC sekaligus memastikan kemenangan telak 5-1 bagi tuan rumah.
Hasil ini menjadi modal positif bagi Persija Jakarta untuk melanjutkan persaingan di Super League 2026/2027. Kemenangan besar tersebut juga memperlihatkan ketajaman lini depan Macan Kemayoran.
Selanjutnya, Persija dijadwalkan kembali bermain di kandang dengan menjamu Persik Kediri pada 26 Oktober 2026. Macan Kemayoran tentu berharap dapat mempertahankan momentum positif setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Arema FC.
Susunan Pemain Persija vs Arema FC
- Persija Jakarta: Nadeo Argawinata (PG); Radovan Pankov (C), Denis Kolinger, Kerim Memija, Dony Tri Pamungkas; Fabio Calonego, Stjepan Loncar, Rayhan Hannan; Arlyansyah Abdulmanan, Witan Sulaeman, Alexander Jeremejeff.
- Arema FC: Adi Satryo (PG); Diego Landis, Walisson Maia, Johan Alfarizie (C), Achmad Maulana; Betinho, Arkhan Fikri, Careca, Matheus Blade; Marcos Vinicius, Mauro Ziljstra.