Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Olahraga

Diempas Lima Gol Persija, Arema Tak Berdaya: Marcos Santos Akui Laga Sulit

Dalam pertandingan, Singo Edan nampak kesulitan menguasai lapangan. Persija mampu membuka keunggulan cepat melalui Alexander Jeremejeff.

Pelatih Arema FC Marcos Santos memberikan keterangan usai pertandingan melawan Persija Jakarta, 21 Oktober 2026, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.
Pelatih Arema FC Marcos Santos memberikan keterangan usai pertandingan melawan Persija Jakarta, 21 Oktober 2026, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. (Owrite.id/Redifka Akbar)

Arema FC harus mengaku kalah dengan skor 1-5, ketika bertamu menghadapi Persija Jakarta di Stadion Patriot Chandrabhaga, Rabu, 21 oktober 2026, dalam lanjutan ajang Super League minggu ke-6.

Pelatih Arema FC Marcos Santos mengungkapkan kesulitan bermain menghadapi Macan Kemayoran yang sedang dalam performa gemilang dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Pertandingan yang sulit, kami sudah tahu kesulitan ini. Bermain di sini selalu sulit melawan Persija. Saat permainan kami mulai berkembang, kami kebobolan gol kedua. Ketika kami harus keluar menyerang, Persija bermain kompeten dan mencetak lima gol.”

ujar Marcos, dikutip pada Kamis, 22 Oktober.

Jual-Beli

Dalam pertandingan, Singo Edan nampak kesulitan menguasai lapangan. Persija mampu membuka keunggulan cepat melalui Alexander Jeremejeff pada menit 10. Dominasi Persija terus berlanjut dengan pemain yang sama berhasil tampil memukau dengan menggocek beberapa pemain bertahan Arema dan berhasil menyarangkan gol pada menit 45.

Iklan

Dominasi Persija terus berlanjut hingga babak kedua, dengan melesatkan dua gol tambahan Stjepan Loncar pada menit 76 dan disusul Victor Dethan empat menit berselang.

Meski Arema berusaha keluar dari tekanan dengan mencetak gol pada menit 87 melalui Gabriel Silva, hasil tersebut belum jadi angin segar. Malah tuan rumah kembali mencetak gol penutup melalui Ivan Mamut di masa injury time.

“Kami tahu pertandingan di sini melawan Persija akan seperti ini. Persija mencetak dua gol, saat kami mencoba bangkit di lapangan. Ketika kami mencoba berkembang dan mencetak gol, mereka justru menambah gol. Jadi itu semacam akhir pertandingan bagi kami.”

kata Marcos.


Iklan