Meski berhasil mengamankan kemenangan di kandang sendiri, sang kapten menilai kondisi lapangan membuat tim kesulitan menampilkan permainan terbaik.
Persija sempat berada dalam posisi tertinggal setelah Imanol Garcia mencetak gol untuk Persik pada menit ke-10.
Tuan rumah kemudian bangkit pada babak kedua melalui gol Denis Kolinger pada menit ke-64, sebelum Rizky Ridho mencetak gol penentu kemenangan dua menit berselang.
Masalah Rumput JIS
Kemenangan atas Persik belum menghapus kekhawatiran Rizky Ridho terhadap kualitas rumput JIS. Menurut bek Timnas Indonesia tersebut, persoalan lapangan bukan hal baru karena kondisi serupa dirasakannya terus terjadi dari tahun ke tahun.
Di sisi lain, Persija memiliki tuntutan untuk tampil konsisten, meraih kemenangan, dan bersaing memperebutkan gelar juara.
Situasi itu membuat kualitas lapangan menjadi perhatian penting bagi para pemain yang ingin menjalankan strategi permainan secara maksimal.
Ridho mengungkapkan bahwa timnya harus tetap berjuang mendapatkan hasil positif meskipun kondisi lapangan belum sesuai harapan.
“Soalnya setiap tahun kayak begini gitu. Kita dituntut untuk main bagus, menang, cuma lapangan kayak begini, ya kita cuma berharap saja kita mendapatkan keberuntungan terus di tiap pertandingan,”
kata Ridho usai pertandingan.
Pernyataan tersebut menegaskan harapan Ridho agar persoalan rumput JIS tidak terus berulang. Dengan persaingan Super League yang semakin ketat, Persija membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai untuk menjaga performa sepanjang musim.
Rizky Ridho juga menyinggung proses terciptanya gol dalam pertandingan melawan Persik Kediri. Menurutnya, kedua tim sama-sama mencetak gol melalui situasi bola mati atau set piece.
Ia menilai keadaan tersebut menjadi gambaran betapa sulitnya kedua tim mengembangkan permainan di tengah kondisi lapangan yang dianggap kurang mendukung.
“Persik Kediri juga skor lewat set piece, kita juga lewat set piece. Saya juga beruntung karena sebelumnya juga dari set piece, kan. Jadi susah juga. Kita targetnya juara, tapi lapangan seperti ini,”
tegasnya.
Bagi Persija, kualitas rumput menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan demi menunjang permainan yang lebih efektif.
Lapangan yang berada dalam kondisi ideal dapat membantu pemain mengalirkan bola, menjalankan taktik, dan menciptakan pertandingan yang lebih menarik bagi penonton.
Menghormati Pengelola JIS
Walaupun menyampaikan kritik, Rizky Ridho menegaskan bahwa dirinya tetap menghargai pengelola Jakarta International Stadium.
Ia memahami bahwa stadion tersebut tidak hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi lokasi berbagai kegiatan lain, termasuk konser musik.
Menurutnya, penyelenggaraan konser juga dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ridho pun mengakui adanya upaya perbaikan lapangan yang dilakukan oleh pengelola.
“Saya respek kok sama pengelola JIS karena ya mungkin mereka membantu UMKM dengan konser segala macam, saya sangat respek. Dan mereka juga selalu memperbaiki lapangan dengan sangat bagus,”
kata Ridho.
Meski mendukung pemanfaatan stadion untuk kegiatan di luar sepak bola, Ridho berharap ada langkah yang lebih efektif untuk menjaga kondisi rumput.
Dengan demikian, kegiatan lain tetap dapat berlangsung tanpa mengorbankan kualitas lapangan saat stadion digunakan untuk pertandingan.
Minta Rumput JIS Lebih Terjaga
Salah satu harapan Rizky Ridho adalah adanya metode perawatan atau perlindungan rumput yang lebih baik. Ia menyinggung kemungkinan penggunaan teknik penggulungan rumput agar permukaan lapangan tidak mengalami kerusakan akibat aktivitas di stadion.
“Cuma mungkin ke depannya lebih baik lagi, mungkin digulung seperti apa, jadi tidak sampai merusak rumputnya,”
ujar Ridho.
Ridho tidak meminta agar kegiatan konser dihentikan. Sebaliknya, ia berharap pengelola dapat menemukan keseimbangan antara pemanfaatan JIS untuk berbagai acara dan kebutuhan menjaga kualitas lapangan sepak bola.
“Silakan buat konser karena itu bagus juga buat UMKM, kan, katanya. Jadi ya semoga ke depannya JIS makin bagus, kita juga makin bagus, dan kita bisa menang terus di pertandingan selanjutnya. Terima kasih,”
tukasnya.
Kritik Rizky Ridho terhadap rumput JIS muncul ketika Persija Jakarta tengah berusaha menjaga persaingan di papan atas Super League 2026/2027.
Kemenangan atas Persik menjadi tambahan penting bagi Macan Kemayoran dalam upaya mencapai target musim ini.
Bagi Ridho, perjuangan meraih gelar juara tidak hanya bergantung pada kemampuan pemain dan strategi tim. Kondisi lapangan juga menjadi faktor pendukung agar Persija dapat menunjukkan kualitas permainan secara optimal.
Karena itu, ia berharap kualitas rumput JIS terus ditingkatkan sehingga stadion tersebut dapat memberikan pengalaman pertandingan yang lebih baik bagi pemain, tim lawan, dan para suporter.