Di sisi lain, opsi menggelar pertandingan di Indonesia belum memungkinkan. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, tengah menjalani perawatan besar dan memiliki agenda penggunaan untuk sejumlah kegiatan lainnya.
Rencana uji coba Timnas Indonesia pada November mendatang masih dalam tahap penyesuaian. PSSI perlu mempertimbangkan kondisi keamanan sebelum menentukan negara yang akan menjadi lawan Skuad Garuda.
Erick Thohir menegaskan bahwa pertandingan kandang bukan pilihan yang memungkinkan untuk periode tersebut.
Selain kondisi SUGBK yang sedang diperbaiki, terdapat sejumlah kegiatan lain yang juga membutuhkan penggunaan stadion.
Saya rasa situasi main di kandang tidak mungkin saat ini. SUGBK sedang dalam perawatan yang masif, dan ada beberapa event besar yang tentu kita harus saling mendukung,”
ujar Erick Thohir setelah Gala Premiere film dokumenter The Longest Wait di Jakarta, Rabu (28/10/2026) malam.
Erick juga menjelaskan bahwa PSSI telah memiliki komitmen untuk membawa Timnas Indonesia menjalani pertandingan di luar negeri pada FIFA Matchday November 2026.
Karena itu, pencarian alternatif akan tetap diarahkan pada pelaksanaan laga di luar Indonesia.
Dan memang sudah ada komitmen bahwa tim nasional untuk bermain di luar negeri pada November 2026,”
jelasnya.
Meski lokasi dan calon lawan masih perlu dipastikan, agenda tersebut diharapkan tetap menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk memperoleh pengalaman bertanding internasional.
Jeda internasional November 2026 memiliki arti penting bagi Timnas Indonesia karena menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Asia 2027.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
Pertandingan uji coba dapat dimanfaatkan untuk menguji strategi, mengevaluasi performa pemain, serta meningkatkan kesiapan tim sebelum menghadapi persaingan di level Asia.
Karena itu, PSSI perlu memastikan agenda FIFA Matchday tetap memberikan manfaat maksimal bagi Skuad Garuda. Penentuan lawan juga menjadi aspek penting agar pertandingan yang dijalani sesuai dengan kebutuhan persiapan tim.
Situasi keamanan di Timur Tengah menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan agenda tersebut. PSSI perlu memperhitungkan keselamatan pemain dan seluruh anggota rombongan sebelum menetapkan lokasi pertandingan.
Erick Thohir berharap Timnas Indonesia dapat kembali menggelar pertandingan kandang di SUGBK pada FIFA Matchday Maret 2027.
Stadion tersebut selama ini menjadi salah satu tempat utama bagi Skuad Garuda untuk tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
Jika stadion sudah siap digunakan, pertandingan pada Maret mendatang dapat menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk kembali merasakan atmosfer laga kandang.
Erick juga menilai pertandingan di luar negeri memiliki manfaat tersendiri bagi perkembangan tim, terutama dalam membangun karakter pemain saat menghadapi situasi berbeda dari pertandingan di kandang.
Tetapi ini bagian juga pembentukan karakter ketika kita bermain di luar. Mudah-mudahan Maret 2027 kita bisa kembali bermain di SUGBK, karena memang SUGBK itu kan tempatnya tim nasional,”
ucapnya.
Dengan agenda November yang tetap diarahkan ke luar negeri, PSSI masih perlu menyelesaikan sejumlah detail sebelum pertandingan FIFA Matchday diumumkan secara resmi. Kepastian mengenai lawan dan lokasi akan menjadi informasi penting bagi tim pelatih dalam menyusun persiapan.
Bagi Timnas Indonesia, kesempatan bertanding pada November diharapkan menjadi modal untuk meningkatkan kesiapan sebelum tampil di Piala Asia 2027.
Namun, seluruh rencana tetap perlu mempertimbangkan kondisi keamanan dan kesiapan lokasi penyelenggaraan.
Untuk saat ini, fokus PSSI adalah memastikan Skuad Garuda tetap memperoleh kesempatan bertanding di luar negeri, sembari menantikan kemungkinan kembali menggunakan SUGBK pada FIFA Matchday Maret 2027.