Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Olahraga

Meme Diktator Berujung Petaka: Mbappe Dikecam Publik China dan Ditinggal Sponsor

Mbappe dikritik warga China usai jawaban atas meme favoritnya yang berwajah diktator, selain itu Mbappe juga kehilangan sponsor.

Meme Diktator Berujung Petaka: Mbappe Dikecam Publik China dan Ditinggal Sponsor
(Foto: Instagram: K.mbappe)

Kylian Mbappé kembali menjadi sorotan, dimana pemain tersebut menuai kontroversi di China diduga merendahkan mantan pemimpin negara tersebut dengan memberi komentar negatif.

Viralnya pernyataan Mbappé, membuat sejumlah perusahaan di China mulai memutus kontrak dengan Mbappé yang dianggap tidak menghargai.

Mengutip dari Al Jazeera, Selasa 27 Oktober 2026, Mbappé diduga memberi komentar negatif kepada Mao Zedong, mantan pemimpin China yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah negara tersebut.

Iklan

Kejadian bermula ketika Mbappé ditanya mengenai meme favoritnya dalam acara podcast The Bridge. Ia menyebutkan meme favoritnya adalah wajah Mbappé yang diedit dengan berpakaian seperti seorang diktator.

Meski tidak menyebut foto tersebut mengarah ke Mao Zedong, komentar Mbappé tersebut memicu reaksi dari masyarakat di China.

Publik menilai candaan mengenai Mao Zedong dianggap sensitif dan masih menjadi hal yang tabu di negara tersebut.

Kehilangan Sponsor

Selain memicu reaksi publik, sejumlah perusahaan mulai menarik kerja sama dengan Mbappé. Salah satu perusahaan pertama yang menghentikan kerja sama tersebut adalah perusahaan minuman asal China, Dongpeng.

Dongpeng menyatakan penghentian kerja sama dilakukan dengan segera karena perusahaan tersebut memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap tindakan yang dianggap menyinggung perasaan masyarakat China.

Setelah menerima kecaman publik di China, Kylian Mbappé akhirnya buka suara dan meminta maaf kepada masyarakat China.

Mbappé mengakui komentarnya merupakan tindakan yang keliru dan memahami bahwa perkataannya telah menyakiti banyak orang di China dan penggemarnya di dunia.

Saya meminta maaf kepada semua orang yang tersinggung oleh kata-kata saya. Ini sama sekali bukan niat saya. Saya sangat menghormati rakyat Tiongkok dan sejarah mereka, dan saya sungguh menyesal,”

ujar Mbappé di Al Jazeera, Rabu 28 Oktober 2026.

Dihapus dari Gim

Tidak berhenti di sponsor, kontroversi tersebut kini merambah ke industri gim. Mengutip dari Goal.com, Rabu 28 Oktober 2026, gim sepak bola FC Online telah menghapus semua konten yang berkaitan dengan Mbappé. FC Online menyebut langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kontroversi yang terjadi.

Pro Evolution Soccer (PES) versi Online dan PES Mobile versi China, menghentikan seluruh promosi yang berkaitan dengan pemain Real Madrid tersebut.

Pihak PES menilai, olahraga dapat melampaui batas negara tetapi rasa hormat harus tetap dijaga.

Dengan keputusan tersebut, dampak kontroversi Mbappé kini tidak hanya menyentuh hubungan komersialnya dengan perusahaan China, tetapi juga merambah industri sepak bola, gim, hingga mengancam karier sepak bolanya.

Iklan