Pengunjung melihat produk terbaru mobil listrik Toyota New bZ4x Touring yang dipamerkan pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (1/8/2026). (sumber: Antara Foto/Muhammad Iqbal/YU)
Penjualan mobil nasional pada Agustus 2026 masih menunjukkan dominasi merek asal Jepang. Toyota kembali menjadi merek dengan distribusi kendaraan tertinggi berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Data wholesales, yakni distribusi kendaraan dari pabrik ke jaringan dealer, mencatat Toyota mengirimkan 20.357 unit sepanjang Agustus 2026.
Toyota mempertahankan posisi teratas dalam daftar merek dengan penjualan wholesales terbesar pada Agustus 2026. Di bawahnya terdapat Daihatsu yang membukukan distribusi sebanyak 13.214 unit.
Iklan
Sementara itu, BYD semakin menunjukkan kekuatannya di pasar otomotif Indonesia. Merek kendaraan listrik asal China tersebut menempati posisi ketiga setelah mencatat distribusi sebanyak 7.870 unit.
Suzuki berada di peringkat keempat dengan 5.935 unit, disusul Mitsubishi Motors yang mencatatkan distribusi 5.022 unit.
Posisi keenam ditempati Mitsubishi Fuso dengan 4.882 unit. Merek yang fokus pada kendaraan niaga tersebut kemudian diikuti Jaecoo dengan 3.300 unit.
Salah satu kejutan dalam daftar penjualan mobil Agustus 2026 terjadi pada Honda. Merek asal Jepang tersebut hanya menempati posisi kedelapan dengan distribusi 3.177 unit.
Posisi Honda kali ini cukup menarik perhatian karena sebelumnya merek tersebut dikenal konsisten berada di jajaran lima besar penjualan mobil nasional.
Dua merek lainnya yang melengkapi 10 besar wholesales adalah Isuzu dengan 2.914 unit dan Hino sebanyak 2.871 unit.
Toyota dan BYD Tetap di 3 Besar Retail
GIIAS Surabaya 2026 (Foto: Dok. BYD)
Jika menggunakan acuan penjualan retail atau kendaraan yang disalurkan dealer kepada konsumen, Toyota juga masih menjadi pemimpin pasar.
Daihatsu kembali berada di posisi kedua, sedangkan BYD mempertahankan peringkat ketiga seperti pada data wholesales. Suzuki masih menempati posisi keempat dan diikuti Mitsubishi Motors. Mitsubishi Fuso kemudian berada di urutan keenam.
Perubahan terlihat pada posisi Honda dan Jaecoo. Honda naik ke peringkat ketujuh, sementara Jaecoo turun satu posisi ke urutan kedelapan. Dua posisi terakhir dalam daftar 10 besar retail ditempati Hino dan Isuzu.
Secara keseluruhan, distribusi mobil dari pabrik ke dealer atau wholesales pada Agustus 2026 mencapai 81.756 unit. Angka tersebut meningkat tipis 0,8 persen dibandingkan Juli 2026 yang mencatat distribusi sebanyak 81.115 unit.
Sementara itu, penjualan retail menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi. Pada Agustus 2026, penjualan dari dealer ke konsumen mencapai 83.422 unit.
Jumlah tersebut naik 5.962 unit atau sekitar 7,7 persen dibandingkan penjualan retail pada Juli 2026 yang berada di angka 77.460 unit.
Pasar Mobil Tumbuh Dua Digit secara Tahunan
Salah satu mobil listrik yang dipamerkan dalam Indomobil Expo Bandung bertajuk “EVperience” di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Jawa Barat. (Dokumen istimewa)
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, pertumbuhan pasar otomotif nasional pada Agustus 2026 terlihat semakin kuat.
Wholesales tercatat meningkat 32,4 persen secara tahunan, dari 61.765 unit pada Agustus 2025 menjadi 81.756 unit pada Agustus 2026.
Di sisi retail, pertumbuhan juga cukup signifikan. Penjualan naik 25,5 persen dari 66.493 unit pada Agustus 2025 menjadi 83.422 unit pada Agustus 2026.
Data tersebut menunjukkan pasar otomotif Indonesia pada Agustus 2026 mengalami pertumbuhan baik dari sisi distribusi kendaraan ke dealer maupun penjualan langsung kepada konsumen.
Berikut urutan merek berdasarkan distribusi kendaraan dari pabrik ke dealer pada Agustus 2026: