Mobil listrik berukuran mungil memang semakin menarik perhatian, terutama untuk kebutuhan mobilitas di perkotaan.

Bodinya yang ringkas membuatnya lebih mudah digunakan untuk aktivitas sehari-hari, sekaligus menawarkan kepraktisan saat harus bermanuver di jalanan yang padat.

Suzuki melihat peluang tersebut dengan memperkenalkan mobil listrik terbarunya, e SKY, di Jepang pada 6 Oktober 2026. Mobil ini hadir dengan desain kompak dan menjadi salah satu model listrik terbaru Suzuki untuk pasar Jepang.

Menariknya, Suzuki tidak hanya mengandalkan ukuran mungil. e SKY juga dibekali sejumlah teknologi, mulai dari kemampuan fast charging, sistem navigasi terhubung, hingga berbagai fitur bantuan keselamatan.

Model

Suzuki e SKY dikembangkan dengan konsep “Easy to Switch”, yang dirancang agar pengendara mobil berbahan bakar bensin dapat beralih ke kendaraan listrik tanpa merasa terlalu berbeda.

Suzuki e SKY mengambil inspirasi dari mobil mereka sebelumnya, Suzulight, yang memiliki ukuran ringkas. Konsep tersebut kemudian diterapkan pada e SKY yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas di perkotaan dengan model empat pintu.

Model ini juga mengusung tenaga listrik sebagai sumber penggerak, mengikuti perkembangan kendaraan listrik yang semakin berkembang di Jepang.

Masuk ke bagian interior, Suzuki e SKY menggunakan desain kabin yang dibuat untuk memberikan ruang cukup luas meski memiliki bodi kecil.

Dashboard dirancang dengan garis membulat yang menyambung hingga bagian pintu untuk memberikan kesan ruang yang lebih lega.

Pada bagian depan dan belakang, desain dibuat lebih ramping dengan lampu grafis yang menyerupai angka digital dan posisinya lebih tinggi.

Fast Charging

Suzuki e SKY menggunakan motor listrik dengan sistem eAxle yang menggabungkan motor, inverter, dan gear reduksi dalam satu unit. Sistem tersebut dibuat dengan konsep yang ringan untuk meningkatkan efisiensi kendaraan.

Untuk baterainya, Suzuki menggunakan baterai lithium iron phosphate dengan bentuk tipis dan rata. Baterai tersebut ditempatkan pada bagian bawah kendaraan sehingga tidak hanya membantu menjaga ruang kabin, tetapi juga mendukung performa aerodinamika.

Dengan baterai tersebut, e SKY mampu menempuh jarak hingga 310 kilometer dalam sekali pengisian daya, dengan konsumsi daya 97 Wh/km yang cukup rendah untuk sekelas mobil listrik.

Mobil ini juga didukung kemampuan fast charging. Dalam pengisian selama lima menit menggunakan fast charger, e SKY dapat memperoleh tambahan jarak tempuh sekitar 50 kilometer.

Fitur yang Canggih

Salah satu fitur yang menarik adalah layar berukuran 10,1 inci. Layar tersebut mendukung berbagai fungsi konektivitas dan menjadi layar terbesar yang pernah digunakan Suzuki di pasar domestik Jepang.

e SKY juga menjadi Suzuki pertama yang menggunakan fitur connected navigation. Dengan sistem ini, pengemudi dapat melihat informasi peta terbaru dan kondisi lalu lintas secara real time.

Sistem navigasinya juga dapat memperhitungkan sisa baterai dan memberikan rekomendasi untuk berhenti di stasiun pengisian daya.

Selain layar yang lebar dan sistem navigasi di dalam mobil, Suzuki juga menambahkan kamera dengan sistem monitor 360 derajat serta berbagai fitur konektivitas tambahan.

Fitur Keselamatan

Masuk ke bagian yang nggak kalah penting, e SKY dilengkapi sejumlah teknologi bantuan berkendara.

Salah satunya adalah Dual Sensor Brake Support II, yang memungkinkan mobil mendeteksi potensi tabrakan dan memberikan dukungan pengereman otomatis.

Pilihan EditorHadi Febriansyah

Demam SUV Listrik Tiongkok: LEPAS Siap Lepas L8 PHEV di Pasar Eropa

Mobil ini juga memiliki fitur pencegah akselerasi akibat salah menginjak pedal serta teknologi peringatan ketika kendaraan keluar jalur.

Selain itu, Suzuki menggunakan struktur bodi yang dirancang untuk membantu mengurangi dampak benturan terhadap penumpang.

Saat terjadi tabrakan, struktur suspensi pada bagian depan dapat terlepas dari bodi untuk membantu mengurangi energi benturan yang diteruskan ke dalam kabin.

Harga Suzuki e SKY

Dikutip dari Suzuki e SKY pada 7 Oktober, harga Suzuki e SKY di Jepang mulai dari 2,39 juta yen atau sekitar Rp260 juta untuk tipe G.

Sementara itu, tipe X dibanderol mulai dari 2,79 juta yen atau sekitar Rp315 juta.

Untuk saat ini, Suzuki e SKY baru dipasarkan untuk Jepang. Belum ada pengumuman resmi dari Suzuki mengenai rencana membawa mobil listrik mini tersebut ke Indonesia.

Simpelnya, e SKY bukan cuma mengandalkan bodi mungil. Suzuki juga membekalinya dengan jarak tempuh hingga 310 kilometer, fast charging, teknologi navigasi, serta berbagai fitur keselamatan yang membuatnya menarik untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.