Perusahaan otomotif asal China, Build Your Dreams (BYD), memperkenalkan inovasi terbaru melalui BYD Atto 8. SUV tujuh penumpang ini menawarkan sejumlah fitur menarik, mulai dari performa motor listrik bertenaga hingga teknologi pengisian daya cepat atau Flash Charging.
Teknologi tersebut diklaim mampu mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 97 persen hanya dalam waktu sembilan menit. Jika klaim ini terealisasi dalam penggunaan nyata dengan infrastruktur pengisian yang sesuai, waktu pengisian tersebut berpotensi mengubah pengalaman pengguna mobil listrik.
Dimensi Besar, Desain Elegan
Dikutip dari Netcarshow.com pada Rabu, 14 Oktober 2026, BYD Atto 8 memiliki panjang 5.040 mm, lebar 1.996 mm, dan tinggi 1.760 mm. Mobil ini dibekali baterai berkapasitas 115 kWh.
Iklan
Dari sisi eksterior, BYD menghadirkan desain yang memadukan kesan elegan dan gagah khas SUV. Bagian depan dilengkapi lampu daytime running light (DRL) berdesain tipis yang berpadu dengan lampu utama Matrix LED. Sementara itu, desain bumper dibuat tegas untuk memperkuat kesan lebar dan kokoh.
Mobil SUV Listrik BYD Atto 8. (Sumber: Netcarshow)
Pada bagian samping, garis bodi yang tegas membentang dari pintu depan hingga bagian belakang. Desain tersebut dipadukan dengan garis atap yang memanjang, sehingga memberikan kesan proporsional sekaligus mendukung tampilan kabin yang lapang.
BYD Atto 8 dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan kapasitas hingga tujuh penumpang. Konfigurasi ini menjadikannya pilihan bagi konsumen yang membutuhkan SUV berukuran besar dengan ruang untuk lebih banyak penumpang.
Di bagian belakang, mobil ini menggunakan lampu dengan desain menyerupai simbol infinity atau angka delapan yang direbahkan. Logo BYD ditempatkan di bagian tengah, sedangkan sejumlah elemen aerodinamis dirancang untuk membantu mengatur aliran udara dan mendukung efisiensi kendaraan.
Tenaga Tembus 775 PS
BYD Atto 8 ditawarkan dengan dua pilihan sistem penggerak, yakni Rear-Wheel Drive (RWD) dan All-Wheel Drive (AWD). Keduanya memiliki karakteristik performa yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan pengendara.
Varian RWD menggunakan satu motor listrik dengan tenaga 462 PS. Konfigurasi ini memungkinkan mobil berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu delapan detik.
Sementara itu, varian Excellence AWD mengandalkan dua motor listrik dengan tenaga gabungan mencapai 775 PS. Dengan performa tersebut, mobil diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 4,6 detik.
Meski menawarkan tenaga yang jauh lebih besar, varian AWD tersebut tetap menggunakan baterai berkapasitas 115 kWh. Kombinasi tenaga dan kapasitas baterai ini menjadi salah satu daya tarik BYD Atto 8 di segmen SUV listrik berukuran besar.
Isi Baterai Sembilan Menit
Pengunjung melihat Fast Charging atau alat pengisian daya kendaraan listrik tercepat yang dipamerkan dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong ( ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU)
Salah satu fitur yang menjadi sorotan pada BYD Atto 8 adalah teknologi Flash Charging. Teknologi ini diklaim mampu mengisi baterai berkapasitas 115 kWh dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam lima menit.
Pengisian daya kemudian dapat mencapai 97 persen dalam total waktu sembilan menit. Jika sesuai dengan klaim tersebut, teknologi ini berpotensi memangkas waktu tunggu pengisian daya yang selama ini menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam memilih mobil listrik.
Namun, kemampuan tersebut bergantung pada penggunaan stasiun pengisian daya yang kompatibel dengan teknologi Flash Charging. Karena itu, ketersediaan infrastruktur pengisian yang mendukung menjadi faktor penting agar kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
BYD juga berencana memperluas jaringan stasiun pengisian yang mendukung teknologi tersebut di Eropa, dengan target mencapai 3.000 stasiun pada akhir 2027.
Indonesia Masih Menunggu
Meski menawarkan teknologi pengisian daya supercepat dan performa tinggi, jadwal pemasaran BYD Atto 8 di Eropa maupun Asia, termasuk Indonesia, belum dipastikan berdasarkan informasi yang dirujuk dalam artikel ini.
Kepastian mengenai jadwal peluncuran, spesifikasi untuk masing-masing pasar, serta ketersediaan infrastruktur Flash Charging masih menjadi hal yang perlu ditunggu.
Bagi konsumen Indonesia, kehadiran SUV listrik ini nantinya tidak hanya akan ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga harga, jaringan pengisian daya, dan dukungan layanan purnajual.