Veda sebelumnya mencuri perhatian setelah meraih pole position dalam sesi kualifikasi Moto3 Australia di Phillip Island. Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi pembalap Indonesia sekaligus memberinya peluang besar untuk bersaing di barisan depan saat balapan.
Namun, rencana untuk melanjutkan performa impresif itu harus berakhir setelah penyelenggara membatalkan balapan. Kabut tebal yang menyelimuti kawasan sirkuit menyebabkan jarak pandang menjadi sangat terbatas.
Situasi tersebut juga membuat helikopter keselamatan tidak dapat beroperasi sehingga balapan tidak memungkinkan untuk digelar dengan aman. Veda pun tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya karena telah menunggu kesempatan untuk berlomba sejak pagi hari.
“Ini salah satu hari Minggu paling mengecewakan dalam hidup saya. Kami menunggu sejak pagi dan akhirnya balapan dibatalkan,”
kata Veda, dikutip dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Senin, 26 Oktober 2026.
Akhir Pekan Hampir Sempurna
Walaupun tidak sempat berlomba, Veda tetap melihat pencapaiannya di Phillip Island sebagai pengalaman yang berharga. Keberhasilannya merebut pole position menunjukkan bahwa ia mampu tampil kompetitif di sirkuit yang menjadi tantangan baru baginya.
Pembalap muda tersebut mengakui akhir pekannya di Australia hampir berjalan sesuai harapan. Sayangnya, pembatalan balapan membuatnya tidak bisa menyelesaikan rangkaian akhir pekan dengan hasil di lintasan.
“Ini hampir menjadi akhir pekan yang sempurna, tetapi sayangnya kami tidak bisa menuntaskan dengan balapan,”
tutur Veda.
Pencapaian di sesi kualifikasi tetap menjadi modal positif bagi Veda. Selain membuktikan kecepatan dalam satu putaran, hasil tersebut juga memperlihatkan kemampuannya beradaptasi dengan karakter Sirkuit Phillip Island.
Setelah Moto3 Australia dipastikan batal, Veda langsung mengarahkan perhatiannya ke seri berikutnya di Malaysia. Moto3 Malaysia dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Ia bertekad membawa pengalaman positif dari Australia untuk menghadapi tantangan berikutnya. Adaptasi terhadap lintasan baru dan performa selama sesi kualifikasi menjadi bekal penting bagi pembalap Indonesia tersebut.
“Kami akan mengambil semua hal positif dari sini dan bersiap menghadapi Grand Prix Malaysia,”
ujar dia.
Seri Malaysia menjadi kesempatan bagi Veda untuk kembali menunjukkan kemampuan setelah gagal berlomba di Phillip Island. Ia diharapkan dapat mempertahankan momentum positif dan kembali bersaing untuk mendapatkan posisi start yang kompetitif.
Target Rookie of the Year
Jika Moto3 Australia tetap berlangsung, posisi pole yang diraih Veda berpotensi menjadi keuntungan besar untuk memperebutkan poin. Memulai balapan dari posisi terdepan memberinya peluang untuk bersaing langsung dengan para pembalap lain sejak awal lomba.
Pembatalan akibat cuaca membuat kesempatan tersebut tidak bisa diwujudkan. Veda harus menunda ambisinya untuk menambah poin dari seri Australia dan memusatkan perhatian pada balapan berikutnya.
Meski demikian, performa Veda selama akhir pekan di Phillip Island tetap menjadi catatan positif. Ia mampu beradaptasi dengan cepat di sirkuit yang baru dikenalnya dan membuktikan kecepatan melalui keberhasilan merebut pole position.
Veda juga disebut-sebut sebagai salah satu kandidat dalam persaingan penghargaan Rookie of the Year Moto3 2026. Maka, seri Malaysia akan menjadi kesempatan penting baginya untuk kembali memperlihatkan perkembangan dan konsistensi sepanjang musim.
Dengan modal positif dari Australia, Veda kini bersiap menghadapi tantangan di Sepang. Ia diharapkan dapat kembali turun ke lintasan dan mengubah performa menjanjikan menjadi hasil maksimal dalam balapan.