Pembalap Honda Team Asia itu mengaku tidak mendapatkan start sesuai harapan sehingga harus bekerja lebih keras untuk memperbaiki posisinya.
Veda memulai balapan dari posisi kedelapan. Namun, ketika lampu start padam, ia tidak mampu melesat dengan kecepatan yang diinginkan.
Pembalap berusia 17 tahun tersebut mengakui bahwa persiapannya sebelum start tidak berjalan sempurna. Kesalahan itu membuatnya kehilangan kesempatan untuk langsung bersaing dengan rombongan terdepan sejak awal lomba.
Pada saat sebelum start, saya melakukan kesalahan ketika melakukan persiapan jadi itu membuat saya tidak bisa meluncur sebagus yang saya mau,”
tutur Veda seperti dilansir dari Honda Team Asia, Senin, 2 November 2026.
Setelah mengalami start yang kurang maksimal, Veda berusaha menjaga konsentrasi. Kondisi lintasan yang licin membuatnya harus lebih berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan lain yang berpotensi menggagalkan peluang meraih hasil positif.
Setelah itu saya berusaha tetap fokus karena kondisi lintasan begitu licin, dan saya tahu pentingnya menghindari kesalahan,”
tambah Veda.
Posisi Kedelapan
Pada putaran-putaran awal, Veda belum mampu langsung masuk ke barisan terdepan. Setelah melewati sejumlah tikungan pertama, ia masih berada di urutan kedelapan.
Namun, perjuangannya tidak berhenti di situ. Secara bertahap, pembalap Indonesia tersebut berhasil memperbaiki posisi hingga menembus peringkat kelima.
Performa Veda semakin kompetitif ketika memasuki persaingan perebutan posisi kedua. Ia mampu mendekati kelompok pembalap di depannya dan terlibat dalam pertarungan dengan tiga rider lainnya.
Saya berusaha bersaing dengan pembalap-pembalap lain, mencoba merapatkan jarak dengan barisan depan dan berusaha untuk tetap bersama mereka,”
kata Veda.
Kemampuan menjaga konsistensi di tengah persaingan ketat menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkannya ke barisan depan.
Prestasi Terbaik Veda
Perjuangan Veda akhirnya membuahkan hasil manis. Ia berhasil menyelesaikan balapan Moto3 Malaysia di posisi kedua sekaligus mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang kiprahnya di kelas tersebut.
Hasil ini terasa semakin istimewa karena Veda sempat mengalami kendala ketika memulai lomba. Meski demikian, ia mampu bangkit dan menjaga performa hingga melewati garis finis.
Akhirnya saya finis di posisi kedua, dan saya sangat senang. Ini adalah capaian terbaik saya sejauh ini, dan saya ingin menikmati momen ini,”
ucapnya menambahkan.
Podium di Sepang juga menjadi pencapaian kedua Veda sepanjang musim debutnya di Moto3 2026.
Sebelum meraih posisi kedua di Malaysia, Veda lebih dahulu mencatatkan podium ketiga pada seri Moto3 Brasil 2026.
Dengan hasil di Sirkuit Sepang, pembalap Honda Team Asia itu kini telah mengoleksi dua podium dalam musim pertamanya di kelas Moto3.
Prestasi tersebut menjadi perkembangan positif bagi perjalanan karier Veda di ajang balap motor dunia. Keberhasilannya bersaing dengan pembalap-pembalap lain di level internasional juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia.
Podium kedua Moto3 Malaysia 2026 sekaligus memperlihatkan kemampuan Veda untuk bangkit dari kesulitan dan tetap kompetitif meski tidak mengawali balapan dengan sempurna.