Peluang Marquez mengunci gelar di Qatar menjadi perhatian tersendiri di tengah kontroversi penyelenggaraan balapan akibat kekhawatiran mengenai situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
MotoGP Qatar merupakan seri ketiga terakhir dalam kalender kejuaraan dunia 2026. Setelah balapan di Losail, para pembalap masih harus menghadapi MotoGP Portugal dan MotoGP Valencia sebagai dua seri penutup musim.
Untuk memastikan gelar juara dunia di Qatar, Marc Marquez harus memperlebar keunggulan menjadi minimal 74 poin atas Jorge Martin dan Marco Bezzecchi setelah seluruh rangkaian balapan di Losail selesai.
Angka tersebut didasarkan pada total poin maksimal yang masih bisa dikumpulkan seorang pembalap dalam dua seri tersisa. Setiap seri menyediakan 25 poin untuk pemenang balapan utama dan 12 poin bagi pemenang sprint race.
Dengan demikian, dua seri terakhir masih memungkinkan seorang pembalap meraih total 74 poin. Jika selisih Marquez sudah mencapai angka tersebut, para pesaingnya tidak lagi memiliki kesempatan untuk mengejar.
Keunggulan jumlah kemenangan juga menjadi modal penting bagi Marquez. Jika terjadi kesamaan poin pada akhir musim, ia memiliki peluang unggul melalui catatan kemenangan balapan.
Marquez sejauh ini telah mengoleksi tujuh kemenangan seri, jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan para rival terdekatnya.
Peluang Marquez
Keunggulan Marquez di klasemen tidak terlepas dari masalah yang dialami Jorge Martin dalam beberapa seri terakhir. Pembalap tersebut mengalami cedera saat sprint race MotoGP Australia.
Setelah MotoGP Australia dibatalkan akibat kondisi cuaca buruk, Martin ternyata belum pulih sepenuhnya. Kondisi fisiknya membuat ia juga harus melewatkan seri di Sepang.
Situasi tersebut menjadi keuntungan bagi Marquez. Ketika Martin absen, pembalap Spanyol itu justru mampu meraih hasil maksimal di MotoGP Malaysia.
Marquez finis sebagai runner-up dalam sprint race sebelum akhirnya memenangkan balapan utama. Kombinasi hasil tersebut membuat keunggulannya di klasemen semakin melebar hingga 44 poin.
Di MotoGP Qatar, Marquez berpeluang semakin menjauh dari Martin. Ia bahkan bisa mengakhiri peluang rivalnya tersebut dalam perebutan gelar apabila mampu mengumpulkan setidaknya 30 poin lebih banyak daripada Martin di Losail.
Namun, skenario tersebut tetap bergantung pada kondisi kebugaran Martin. Jika belum pulih sepenuhnya atau kembali absen, jalan Marquez untuk mengamankan gelar akan semakin terbuka.
Marco Bezzecchi Terancam
Selain Jorge Martin, Marco Bezzecchi menjadi pembalap lain yang masih berusaha mengejar Marquez. Namun, jarak poin keduanya saat ini sudah cukup lebar.
Bezzecchi tertinggal 67 poin dari pemuncak klasemen. Artinya, peluangnya untuk menjadi juara dunia bisa langsung tertutup di Qatar apabila Marquez berhasil meraih setidaknya tujuh poin lebih banyak darinya.
Kondisi tersebut membuat Bezzecchi harus tampil maksimal jika ingin mempertahankan peluang dalam persaingan gelar. Sebaliknya, Marquez hanya perlu menjaga konsistensi dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk menambah keunggulan.
Dengan dua seri tersisa setelah Qatar, balapan di Losail berpotensi menjadi momen penentuan bagi perebutan gelar MotoGP 2026.
Jika mampu memenuhi skenario perhitungan poin, Marc Marquez bisa memastikan status juara dunia sebelum musim berakhir.