Melalui teknologi tersebut, mobil dapat menampilkan berbagai informasi seperti simbol peringatan, lampu rem, hingga informasi lalu lintas kepada pengguna jalan yang berada di belakang kendaraan.
Selain itu, elemen LED tersebut dikabarkan akan langsung terhubung ke dalam bagian kaca sehingga hampir tidak terlihat ketika tidak digunakan dan tetap mempertahankan kesan yang elegan selama berkendara.
Holographic Display Selain teknologi LED, Mercedes-Benz turut mengembangkan Holographic Display yang memungkinkan kaca depan mobil menjadi media untuk menampilkan berbagai informasi.
Teknologi ini menggunakan proyektor yang dipasang pada bagian panel instrumen untuk memproyeksikan gambar ke kaca depan kendaraan.
Teknologi tersebut juga dilengkapi dengan lapisan film transparan khusus yang ditanamkan pada kaca.
Dengan teknologi tersebut, tampilan informasi tetap dapat terlihat meskipun berada di bawah sinar matahari.
Selain itu, demi mendukung keselamatan berkendara, layar hanya dapat dilihat dari sudut pandang tertentu sehingga pengemudi tidak dapat melihat tampilan layar yang ada di sisi penumpang, begitu pula sebaliknya.
Dengan adanya teknologi tersebut, nantinya pengemudi dan penumpang dengan mudah mengakses informasi layar navigasi, menonton film, hingga melakukan panggilan video.
Dengan inovasi yang menawarkan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari pelanggan kami, kami membentuk mobilitas masa depan – secara terus-menerus, konsisten, dan dengan fokus yang jelas pada masa depan,”
ujar Ida Wolf, Wakil Presiden Pengembangan Inovasi, Operasi & Digitalisasi Mercedes-Benz AG, dalam laman resmi Mercedes-Benz pada Rabu 4/ November 2026.
Power Converter Tidak hanya pengembangan layar, perusahaan otomotif tersebut juga memperkenalkan Power Converter yang ditujukan untuk kendaraan listrik di masa depan.
Teknologi ini dapat mengatur aliran energi listrik dari setiap sel baterai dan menyediakan output hingga 800 volt.
Mercedes-Benz menyebut teknologi ini berpotensi meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas kendaraannya di masa depan.
Selain itu, Power Converter juga mendukung teknologi pengisian daya dua arah atau bidirectional charging, seperti Vehicle-to-Home (V2H) dan Vehicle-to-Grid (V2G).