Teknologi tersebut akan bekerja dengan bantuan sistem navigasi BMW Maps. Dengan sistem ini, kendaraan dapat memberikan bantuan berkendara mulai dari jalan tol, jalan pedesaan, hingga memasuki wilayah perkotaan.
Dengan memperluas fungsi mengemudi semi-otomatis ke area perkotaan, kami akan menawarkan peningkatan nyata dalam kenyamanan berkendara kepada pelanggan kami dengan bantuan pengemudi yang andal sesuai gaya BMW sejati,”
ujar Joachim Post dalam bmwgroup.com, Selasa 3 November 2026.
Selain itu, sejumlah model BMW seperti iX3, iX4, X5, Seri 3, dan Seri 7 sudah memiliki perangkat keras yang dibutuhkan untuk fitur yang akan datang tersebut. Fitur tersebut nantinya dapat diaktifkan melalui pembaruan perangkat lunak.
SAE Level 2
Meski mampu membantu aktivitas berkendara, teknologi ini masih masuk dalam kategori Society of Automotive Engineers (SAE) Level 2. Artinya, pengemudi tetap harus memperhatikan kondisi jalan dan harus siap mengambil alih setir ketika diperlukan.
BMW juga menyebut sistem tersebut dapat bekerja bersama pengemudi. Pengemudi masih bisa melakukan pengereman, akselerasi, maupun mengarahkan setir tanpa harus mematikan sistem bantuan berkendara.
Dengan teknologi tersebut, BMW menilai pengalaman berkendara dapat menjadi lebih nyaman karena sistem dapat membantu pengemudi menghadapi berbagai kondisi lalu lintas tanpa mengambil alih tanggung jawab pengemudi sepenuhnya.
Lebih lanjut, fitur tersebut dikabarkan akan mulai tersedia di Jerman pada 2027 sebelum diperluas ke negara lainnya.
Sumber artikel:
https://newsroom.bmwgroup.comm/global/bmw-to-expand-urban-driver-assistance-functions-from-2027/
https://www.carscoops.com/2304198/bmw-level-2-self-driving-2027-update/