Polemik seputar gerakan mahasiswa yang mengkritik pemerintah terus berkembang. Setelah muncul kelompok yang mengklaim mewakili sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan melontarkan kritik terhadap aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta.
Peneliti sekaligus pengamat politik Made Supriatma mengatakan, kecurigaan bahwa fenomena tersebut merupakan bagian dari pola lama untuk meredam gerakan kritik dari mahasiswa.
Kecurigaan itu menguat setelah sejumlah kampus mengeluarkan klarifikasi bahwa nama organisasi mahasiswa mereka dicatut tanpa persetujuan. Salah satunya berasal dari BEM Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang menegaskan tidak pernah memberikan mandat kepada pihak tertentu untuk menggunakan nama lembaga mereka.






