Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 24 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Ketatanegaraan Indonesia Rusak, Oposisi Parlemen Mati, Kabinet Bayangan Bisa Jadi Solusi
Politik

Ketatanegaraan Indonesia Rusak, Oposisi Parlemen Mati, Kabinet Bayangan Bisa Jadi Solusi

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 24, 2026 4:27 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet di Ostana Negara.
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet di Ostana Negara. Doc: ID Prabowo
SHARE

Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari mengatakan praktik ketatanegaraan Indonesia mulai bergeser dari sistem presidensial menuju pola yang menyerupai parlementer. 

Menurutnya, kondisi itu mendorong perlunya pembentukan kabinet bayangan oleh masyarakat sebagai pengawas pemerintah.

Sistem presidensial itu cirinya ada pemisahan cabang-cabang kekuasaan. Eksekutif dan legislatif itu tidak digabung. Beda dengan sistem parlementer yang pemerintah dan parlemennya berada dalam satu tempat, yaitu di parlemen,”

kata Feri Amsari kepada Owrite, Jumat, 24 Juli 2026.
Kabinet Prabowo Makin Gemuk, Ekonom Sebut Reshuffle Justru Tambah Beban APBN

Diungkapkannya, praktik yang berkembang saat ini menunjukkan hubungan antara eksekutif dan legislatif tidak lagi mencerminkan prinsip pemisahan kekuasaan sebagaimana dianut dalam sistem presidensial.

Ia juga menyoroti peran Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam sejumlah dinamika pemerintahan.

Praktik yang terjadi justru kita melihat, misalnya, ada Wakil Ketua DPR ikut berpartisipasi dalam pembentukan kabinet,”

ucapnya.

Hubungan tersebut, menurut Feri juga terlihat dari adanya anggota kabinet yang melapor kepada Wakil Ketua DPR, serta Wakil Ketua DPR yang kemudian menyampaikan perkembangan kepada Presiden.

Ia menilai, pola tersebut lebih identik dengan sistem parlementer dibandingkan sistem presidensial.

Ada anggota kabinet yang melapor kepada anggota parlemen, yaitu Wakil Ketua DPR. Ada Wakil Ketua DPR yang melaporkan situasi kepada Presiden, padahal tugasnya mengawasi. Pola seperti ini hanya terjadi di dalam sistem parlementer,”

jelasnya.

Ia mempertanyakan mengapa praktik penyelenggaraan pemerintahan berkembang ke arah tersebut, padahal Indonesia telah memilih dan memurnikan sistem presidensial melalui perubahan konstitusi.

Nah, kita kemudian berpikir, kok pemerintahan kita seperti parlementer ya? Padahal kita sudah sepakat memurnikan sistem presidensial dan menjalankan segala konsekuensinya,”

ungkapnya.
Baca juga:
Prabowonomics Jadi 'Senjata' Politik Cak Imin ke Prabowo Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mengatakan, keputusan PKB mengusung…
Pidatonya Lewat Batas, LBH Pers dan AJI Kecam Ucapan 'Londo… Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk meminta maaf atas…
Di Harlah PKB, Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina… Presiden Prabowo mengatakan Indonesia akan tetap konsisten untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.…
  • Prabowonomics Jadi 'Senjata' Politik Cak Imin ke Prabowo
  • Pidatonya Lewat Batas, LBH Pers dan AJI Kecam Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo
  • Di Harlah PKB, Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina Tak Berubah

Berangkat dari kondisi itu, Feri mengusulkan lahirnya kabinet bayangan sebagai mekanisme pengawasan publik terhadap jalannya pemerintahan. 

Menurutnya, ketika oposisi di parlemen dinilai tidak berjalan efektif karena koalisi yang sangat dominan, masyarakat dapat mengambil peran melalui gagasan tersebut.

Saat memikirkan itu, muncul ide, ‘Coba ya kalau seperti parlemen betulan. Pasti ada kabinet bayangan.’ Karena tidak ada oposisi dan koalisinya tunggal, maka sayang sekali kalau gagasan seperti ini tidak dijalankan,”  

bebernya.

Kemudian kami pelajari lagi dan renungkan. Asyik juga kalau publik yang menjadi oposisinya dengan membuat kabinet bayangannya sendiri,”

pungkasnya.
Tag:feri amsariHeadlineKabinet BayanganParlementeriPrabowo SubiantoPresidensialSufmi Dasco Ahmad
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
1
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: ‘Londo Ireng’ Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti Baju!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
2
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
By Natania Longdong
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
3
Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan Kita
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
4
MBG Disorot! Pergantian Bos BGN Disebut Tak Cukup, Ada Masalah Besar yang Belum Beres
By Natania Longdong
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan usai rapat internal di Kantor BGN, Jakarta,
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Politik

Prabowonomics Jadi ‘Senjata’ Politik Cak Imin ke Prabowo

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mengatakan, keputusan PKB mengusung…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto dan Tenaga Ahli KSP Ulta Leverai Nababan.
Politik

Ulta Levenia Jangan Balas Kritik Mahasiswa dengan Sindiran demi Viralitas

Analis Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik Universitas Mercu Buana (UMB) Dr. Syaifuddin…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Politik

Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan Kita

Presiden Prabowo Subianto menyebut PDI Perjuangan (PDIP) memiliki semangat yang sama dengan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
Politik

PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago mengatakan, keputusan PKB mengangkat tema…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up