Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 30 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Tutup Celah Manipulasi Suara: Pengamat Usul e-KTP Jadi ‘Senjata’ Baru di Revisi UU Pemilu
Politik

Tutup Celah Manipulasi Suara: Pengamat Usul e-KTP Jadi ‘Senjata’ Baru di Revisi UU Pemilu

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 29, 2026 7:14 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 hari lalu
Share
Warga menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di TPS 23 Talao Mundam, Padang Pariaman, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Fitra Yogi).
Ilustrasi warga menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di TPS 23 Talao Mundam, Padang Pariaman, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Fitra Yogi).
SHARE

Pengamat politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengusulkan pemungutan suara berbasis teknologi e-KTP atau KTP elektronik dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang kini tengah dipersiapkan oleh parlemen. 

Daftar isi Konten
  • Bukan Mustahil
  • Demi Keadilan

Dia berpendapat digitalisasi pemilu dapat memperkecil ruang manipulasi suara, mempermudah penyelenggaraan, sekaligus memperkuat kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin.

Dengan teknologi e-KTP proses pemilihan presiden, kepala daerah dan calon legislatif akan lebih mudah dan jauh dari manipulasi,”

kata Emrus saat dihubungi Owrite.id, Rabu, 29 Juli 2026.
RUU Pemilu Molor dan Belum Jelas, Pemerintah Mulai Siapkan Skenario Besar

Bukan Mustahil

Emrus mengatakan pemanfaatan teknologi digital dalam pemilu bukan lagi hal yang mustahil, sebab sistem berbasis e-KTP memungkinkan pemilih menggunakan hak suara secara lebih praktis, sekaligus membantu penyelenggara memastikan akurasi data pemilih dan hasil pemungutan suara.

Penggunaan e-KTP ini memudahkan penyelenggara Pemilu, baik KPU, Bawaslu hingga nanti masyarakat bisa memilih dari rumah menggunakan teknologi,”

ucap dia.

Ia menilai perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang bagi Indonesia untuk mengadopsi sistem pemungutan suara yang lebih modern sebagaimana diterapkan di sejumlah negara. 

Digitalisasi dapat memangkas berbagai persoalan yang selama ini muncul dalam penyelenggaraan pemilu konvensional.

Karena secara teknologi hal itu memungkinkan. Kalau itu terealisasi mungkin Bawaslu dan KPU tidak lagi diperlukan karena kerja-kerja mereka sudah tidak ada lagi,”

jelas Emrus.

Apalagi pembaruan sistem pemilu harus diarahkan pada upaya memperkuat integritas hasil pemungutan suara serta mengurangi beban penyelenggaraan.

Saya mengusulkan agar dalam revisi UU Pemilu yang sedang digodok DPR RI bisa memasukan poin ini. Agar ke depan pemilu bersih dari manipulasi suara, tidak lagi petugas meninggal dunia seperti terjadi di pemilu-pemilu kemarin,”

tegas dia.
Baca juga:
Kepuasan Publik Anjlok, Hasan Nasbi Harus Bertanggung Jawab atas Blunder… Pengamat politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing menilai, komunikasi publik Presiden…
Pengamat Sebut Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo Bukan karena Gibran Pengamat Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengatakan, penurunan tingkat kepuasan…
Selain Faktor Ekonomi, Anjloknya Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Dipicu Hal… Pengamat Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai, penurunan tingkat kepuasan…
  • Kepuasan Publik Anjlok, Hasan Nasbi Harus Bertanggung Jawab atas Blunder Komunikasi Prabowo
  • Pengamat Sebut Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo Bukan karena Gibran
  • Selain Faktor Ekonomi, Anjloknya Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Dipicu Hal Ini

Demi Keadilan

Emrus berpandangan tujuan utama modernisasi sistem pemilu adalah memastikan hasil pemilihan benar-benar mencerminkan pilihan masyarakat tanpa diwarnai kecurangan. Bahkan teknologi dapat menjadi instrumen memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.

Harapan publik adalah mendapatkan Presiden yang benar-benar merupakan pilihan rakyat. Pemilu tidak lagi diwarnai kecurangan. Jadi saya berharap dengan pemanfaatan teknologi, proses pemilu bisa semakin bersih,”

tutup dia.
Tag:BawasluDigitale-KTPEmrus SihombingKPUpemiluUPHUU Pemilu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Arti Istilah “Orang Have” hingga “Orang Not Yet”, Bahasa Gaul Gen Z yang Lagi Viral di Media Sosial
By Ani Ratnasari
Ilustrasi percakapan gen z
1
Survei Meroket Lewati Prabowo, Akankah Dedi Mulyadi Tinggalkan Gerindra demi Capres 2029?
By Rahmat Tunny
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berjalan menuju ruangan setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
2
Digiring KPK dengan Rompi Oranye, Bupati Pemalang Anom Minta Maaf Usai Kena OTT
By Rahmat Baihaqi
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditahan KPK usai kena OTT.
3
Kepuasan Publik Terjun Bebas jadi Jalan Terjal Prabowo Menuju Pilpres 2029
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang Rp10,27 triliun ke kas negara dari hasil pengaihan denda administratif di bidang kehutanan senilai Rp3,42 triliun, hasil pajak PBB dan non PBB hasil pengawasan Satgas PKH senilai Rp6,84 triliun serta 2,37 juta hektare lahan kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali ke negara.
4
Jika Elektabilitas Mau Meroket, Prabowo Harus Berani Reshuffle Tiga Menteri Ini
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
5

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco (kedua kanan) dan Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan) tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait potongan komisi untuk layanan ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Politik

Elektabilitas Gerindra Jeblok di Survei SMRC, Dasco Akui Survei Jadi Masukan Penting

Partai Gerindra merespons hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC)…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. (Sumber: Youtube/Setpres)
Politik

Kepuasan Publik Anjlok, Hasan Nasbi Harus Bertanggung Jawab atas Blunder Komunikasi Prabowo

Pengamat politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing menilai, komunikasi publik Presiden…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
5 jam lalu
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjawab pertanyaan wartawan usai rapat pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nym)
Politik

Dasco Sebut Pengangkatan PPPK Perlu Diatur Ulang, Hindari Penumpukan Honorer di Daerah

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyoroti rapat Komisi II DPR…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berjalan menuju ruangan setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Politik

Survei Meroket Lewati Prabowo, Akankah Dedi Mulyadi Tinggalkan Gerindra demi Capres 2029?

Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, tren survei terbaru menunjukkan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up