Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menilai, langkah Joko Widodo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan kelompok relawan Gibran Rakabuming Raka lebih tepat dipandang sebagai upaya memperkuat jaringan politik.
Menurutnya, belum ada bukti yang menunjukkan konsolidasi tersebut diarahkan untuk membangun poros yang berseberangan dengan Presiden Prabowo Subianto maupun Partai Gerindra.
Saya kira masih terlalu dini menyimpulkan demikian. Dalam politik, konsolidasi jaringan merupakan aktivitas yang sangat lazim dilakukan oleh mantan presiden maupun tokoh nasional,”
kata Arifki saat dihubungi Owrite, Selasa, 4 Agustus 2026.
Arifki menambahkan, setiap tokoh politik memiliki kepentingan untuk menjaga jejaring dan basis dukungan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.







