Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 4 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / PDIP Sindir Jokowi: Habis Jadi Raja, Besok Kaisar, Syahwat Kuasa Melampaui Nalar
Politik

PDIP Sindir Jokowi: Habis Jadi Raja, Besok Kaisar, Syahwat Kuasa Melampaui Nalar

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 4, 2026 7:02 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT. (Foto: Dok. Bestari Barus).
SHARE

Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus melontarkan kritik keras terhadap pemberian gelar kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi saat safari politik di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Menurutnya, polemik tersebut mencerminkan hasrat kekuasaan yang dinilainya telah melampaui batas kewajaran.

Paduka, Raja, besok Kaisar lalu berikutnya mau jadi Yang Maha Besar kah? Syahwat kuasa yang melampaui nalar,”

kata Deddy Sitorus yang dikutip dari laman facebook pribadinya, Selasa, 4 Agustus 2026.
Heboh Jokowi Dinobatkan Jadi Raja Timor, PSI Luruskan Kabar yang Bikin Geger

Polemik mengenai penyematan gelar kepada Jokowi mencuat setelah kunjungannya ke NTT. Jokowi dikukuhkan sebagai “Sesepuh Raja-Raja Timur”, namun klaim tersebut kemudian menuai penolakan dari sebagian tokoh adat, raja dan mahasiswa di NTT. 

Di tengah perdebatan itu, beredar pula informasi bahwa penyebutan gelar tersebut mengalami beberapa kali perubahan sebelum akhirnya diklarifikasi.

Menurutnya, perhatian publik seharusnya diarahkan pada rekam jejak kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Mau tanya, kebijakan apa yg pernah dibuat Paduka Baginda Raja itu untuk kelompok masyarakat minoritas yg bisa kita banggakan? Kayanya gak ada tuh,”

tulis Deddy Sitorus di postingan lainnya.

Ia mempertanyakan kontribusi konkret Jokowi terhadap kelompok-kelompok masyarakat minoritas selama menjabat sebagai presiden. 

Dikatakan Deddy, penghormatan kepada seorang pemimpin semestinya lahir dari capaian kebijakan yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar penyematan gelar kehormatan.

Baca juga:
Aktivitas Politik Jokowi Bisa Picu Persepsi Dua Pusat Kekuasaan di… Aktivitas politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo berpotensi memunculkan persepsi publik lantaran…
Rugi Capai Rp25 Triliun, Penyakit Utama BUMN Karya Ternyata Ini Upaya penyehatan yang tengah dilakukan Danantara terhadap BUMN karya dinilai tidak cukup…
Jokowi dan PSI Dinilai Siapkan Berbagai Skenario Politik Jelang 2029,… Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menilai, langkah Joko Widodo, Partai…
  • Aktivitas Politik Jokowi Bisa Picu Persepsi Dua Pusat Kekuasaan di Era Prabowo
  • Rugi Capai Rp25 Triliun, Penyakit Utama BUMN Karya Ternyata Ini
  • Jokowi dan PSI Dinilai Siapkan Berbagai Skenario Politik Jelang 2029, Lawan Prabowo?

Gelar Jokowi Diprotes

Sebelumnya, ramai kabar Jokowi dapat gelar adat Sesepuh Raja-Raja Timor saat safari politik ke NTT, pada akhir pekan lalu. Gelar Sesepuh Raja-Raja Timor untuk Jokowi itu sudah memantik protes dari sejumlah elemen masyarakat NTT.

Alasan protes itu karena gelar adat mesti diberikan sesuai prosedur dan ada proses legitimasi. Bukan hanya dengan seremoni.

Lalu, Jokowi juga sempat dirumorkan dinobatkan sebagai Raja Timor. Kabar penobatan Jokowi sebagai Raja Timor itu sempat disampaikan kader PSI NTT. Salah satunya disuarakan Sekretaris DPW PSI sekaligus Anggota DPRD NTT Junaidin Mahasan.

Bahkan, penobatan gelar adat Raja Timor ke Jokowi itu disebut jadi salah satu rangkaian acara Karnaval Budaya di Kupang.

Tag:Deddy Sitorusgibran rakabuming rakaHeadlineJokowiPDIPPSIRaja TimurSesepuh Rajairaja Timur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Elektabilitas Prabowo Merosot, Berbeda dengan SBY dan Jokowi yang Justru Menguat di Awal Kuasa
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
1
Ketika Lapangan Tua Menolak Pensiun: PHI Manfaatkan Inovasi dan Teknologi Jaga Mimpi Besar RI
By Dusep Malik
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
2
Usai Kalah Telak dari Vietnam, John Herdman Akui Timnas Indonesia Kalah Taktik
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
3
BUMN Karya Tak Baik-baik Saja, Pengamat Bongkar Masalah Kronisnya Selama Ini
By Natania Longdong
Ilustrasi proyek bendungan yang dilakukan BUMN Karya. (Sumber: Owrite/Dusep Malik)
4
Febrie Lawan Kejagung dan Polri, Penetapan Tersangka hingga Penyitaan Dibawa ke Praperadilan
By Rahmat Baihaqi
Tim kuasa hukum dari Febrie Adriansyah melakukan konferensi pers terkait langkah gugatan praperadilan di Jakarta.
5

BERITA LAINNYA

Mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi)
Politik

Aktivitas Politik Jokowi Bisa Picu Persepsi Dua Pusat Kekuasaan di Era Prabowo

Aktivitas politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo berpotensi memunculkan persepsi publik lantaran…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Gedung Mahkamah Konstitusi
Politik

Ratusan Gugatan ke MK Bukti UU Pemilu Bermasalah, Tak Bisa Lagi Dipertahankan

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tidak lagi layak dipertahankan dalam…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni
Politik

Sahroni Usul Lembaga Baru Kelola Aset Sitaan, Kejaksaan dan KPK Tak Lagi Urus Sendiri

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengusulkan pengelolaan aset hasil…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Ilustrasi RUU Perampasan Aset yang tengah disorot.
Politik

Demokrat Beberkan Tantangan RUU Perampasan Aset: Jangan Merampas Kalau Ujungnya jadi Ampas!

Komisi III DPR RI mengingatkan agar negara tak boleh hanya fokus menyita…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up