Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 5 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Tolak Suara Rakyat ‘Hangus’: Partai Gema Bangsa Usul Parliamentary Threshold Jadi 2,5 Persen
Politik

Tolak Suara Rakyat ‘Hangus’: Partai Gema Bangsa Usul Parliamentary Threshold Jadi 2,5 Persen

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 5, 2026 2:06 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Ilustrasi angka parliamentary threshold.
Ilustrasi angka parliamentary threshold. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq mengusulkan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu diturunkan menjadi maksimal 2,5 persen.

Daftar isi Konten
  • Belum Berubah
  • Terbuka

Tujuannya agar lebih banyak suara sah pemilih dapat terkonversi menjadi anggota parlemen. Bahkan penyusunan RUU Pemilu harus mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK), terutama terkait pengaturan parliamentary threshold.

“Gema Bangsa mengusulkan maksimal parliamentary threshold 2,5 persen. Angka ini bisa dijadikan acuan sebagai batas tertinggi dan menjadi bagian dari margin of error,”

kata Rofiq, Rabu, 5 Agustus 2026.

Kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi kualitas demokrasi karena suara rakyat yang telah diberikan dalam pemilu tidak seluruhnya terkonversi menjadi kursi di DPR.

Baca juga:
Partai Ummat Siapkan 5 Usulan Menggebrak RUU Pemilu, tapi Belum… Partai Ummat mengusulkan perubahan besar dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Salah satu…
DPR Mau Safari Politik Bahas RUU Pemilu, Partai Gema Bangsa… Partai Gema Bangsa mengaku belum menerima undangan dari Komisi II DPR RI…
Viral Pelatihan Pegawai BPJS Lompati Lingkaran Api, DPR: Bukan Tolok… Aksi calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan melompati lingkaran api dan berjalan di atas…
  • Partai Ummat Siapkan 5 Usulan Menggebrak RUU Pemilu, tapi Belum Dapat Undangan…
  • DPR Mau Safari Politik Bahas RUU Pemilu, Partai Gema Bangsa Berharap Dilibatkan
  • Viral Pelatihan Pegawai BPJS Lompati Lingkaran Api, DPR: Bukan Tolok Ukur Pelayanan…

Belum Berubah

Saat ini, angka resmi ambang batas parlemen yang berlaku masih 4 persen dari suara sah nasional, namun angka ini dinyatakan inkonstitusional bersyarat oleh MK untuk Pemilu 2029 dan harus diubah oleh pembentuk undang-undang sebelum pemilu berikutnya.

Hal itu termaktub dalam Putusan MK Nomor 116/PUU-XXI/2023 yang memerintahkan perubahan desain dan besaran angka ambang batas parlemen agar lebih rasional dan melibatkan setiap suara sah sebelum pelaksanaan Pemilu 2029.

Partai-partai pun juga bersuara soal ambang batas ini. Sejumlah partai di Senayan mengusulkan kenaikan hingga 7 persen, ada pula usulan ideal kisaran 5,5 persen hingga 6 persen. Sedangkan partai-partai nonparlemen mendorong angka yang lebih rendah (sekitar 1 persen hingga 2,5 persen) untuk meminimalisasi suara rakyat yang terbuang.

Terbuka

Gema Bangsa juga mengusulkan sistem pemilu tetap menggunakan proporsional terbuka karena dianggap lebih demokratis, sebab masyarakat tetap memiliki hak memilih calon anggota legislatif secara langsung, bukan hanya memilih partai politik.

Baca juga:
Ketua DPR Soroti Kecelakaan Kapal Terus Berulang, Ada Persoalan Serius… Ketua DPR RI Puan Maharani menilai rentetan kecelakaan kapal dalam beberapa bulan…
Ratusan Gugatan ke MK Bukti UU Pemilu Bermasalah, Tak Bisa… Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tidak lagi layak dipertahankan dalam…
Demokrat Beberkan Tantangan RUU Perampasan Aset: Jangan Merampas Kalau Ujungnya… Komisi III DPR RI mengingatkan agar negara tak boleh hanya fokus menyita…
  • Ketua DPR Soroti Kecelakaan Kapal Terus Berulang, Ada Persoalan Serius di Laut…
  • Ratusan Gugatan ke MK Bukti UU Pemilu Bermasalah, Tak Bisa Lagi Dipertahankan
  • Demokrat Beberkan Tantangan RUU Perampasan Aset: Jangan Merampas Kalau Ujungnya jadi Ampas!
Tag:Ambang Batas ParlemenDPRMKParliamentary ThresholdPartai Gema BangsaRUU Pemilu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Narasi Tim Jokowi soal Gelar Raja di NTT Berubah-ubah, Kredibilitas Politik Terancam
By Rahmat Tunny
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
1
Kenapa Makin Banyak Nyamuk di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya 
By Ani Ratnasari
Nyamuk saat musin panas
2
Viral Isu Tiga Bank Asing Tarik Modal Rp11,5 Triliun Keluar RI, Ekonomi Domestik Masalah?
By Anisa Aulia
Ilustrasi uang rupiah.
3
Cara Menghitung Weton Jodoh Menurut Primbon Jawa, Begini Rumus dan Arti Hasilnya
By Ani Ratnasari
Ilustrasi menghitung weton
4
Elektabilitas Prabowo Merosot, Berbeda dengan SBY dan Jokowi yang Justru Menguat di Awal Kuasa
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Pemilu
Politik

Partai Ummat Siapkan 5 Usulan Menggebrak RUU Pemilu, tapi Belum Dapat Undangan DPR

Partai Ummat mengusulkan perubahan besar dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Salah satu…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
17 menit lalu
Presiden Prabowo Subiant, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua MPR RI, Ahmad Muzani.
Politik

Geng Solo Siapkan Kekuatan Politik, Potensi Berhadapan dengan Prabowo Terbuka

Konsolidasi politik Joko Widodo (Jokowi), PSI, dan relawan Gibran Rakabuming Raka di…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
Politik

Narasi Tim Jokowi soal Gelar Raja di NTT Berubah-ubah, Kredibilitas Politik Terancam

Penjelasan yang berulang dan selalu berubah-ubah terkait polemik gelar yang diterima Joko…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Gedung rapat DPR
Politik

DPR Mau Safari Politik Bahas RUU Pemilu, Partai Gema Bangsa Berharap Dilibatkan

Partai Gema Bangsa mengaku belum menerima undangan dari Komisi II DPR RI…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up