Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 17 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Prabowo Klaim Prabowonomics Berasas Marhaenisme, PDIP: Kebijakan Harus Berpihak ke Petani
Politik

Prabowo Klaim Prabowonomics Berasas Marhaenisme, PDIP: Kebijakan Harus Berpihak ke Petani

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
Last updated: Agustus 17, 2026 4:46 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
1 jam lalu
Share
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Senin, 17 Agustus 2026.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Senin, 17 Agustus 2026. (Istimewa)
SHARE

PDI Perjuangan menyambut pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut Prabowonomics berasas Marhaenisme. Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Marhaenisme yang menjadi gagasan Bung Karno memiliki konsekuensi nyata dalam kebijakan ekonomi.

Jika benar dijadikan pijakan Prabowonomics, maka petani dan kelompok kecil harus menjadi pihak yang paling merasakan manfaatnya.

Marhaenisme ini kan suatu asas, teori perjuangan, dan cara bagaimana Indonesia mencapai merdeka. Kami mengucapkan terima kasih bahwa Presiden Prabowo juga menggaungkan itu untuk menegaskan tentang watak kekuasaan yang berpihak kepada rakyat banyak,”

kata Hasto Saat ditemui usai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin, 17 Agustus 2026.
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin

Menurut Hasto, ukuran keberpihakan itu bukan terletak pada seberapa sering istilah Marhaenisme disebut. Ukurannya justru ada pada kebijakan yang memperkuat posisi rakyat kecil sebagai pelaku produksi, terutama petani.

Hasto menilai petani harus memiliki akses terhadap alat produksi agar tidak terus berada dalam posisi rentan. Mulai dari kepemilikan tanah, mekanisasi pertanian, hingga benih unggul hasil karya anak bangsa.

Ketika kita berteriak ‘Marhaenisme’, maka bagaimana petani itu bisa berdaulat, bagaimana petani bisa mendapatkan tanah sebagai alat produksinya, mendapatkan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan kualitas produknya, serta benih-benih unggul karya anak bangsa. Itu yang harus dijabarkan,”

tegas Hasto.

PDIP Pilih Indonesianomics

Di tengah istilah Prabowonomics yang digaungkan pemerintah, Hasto menyebut PDIP justru lebih mendorong penggunaan istilah Indonesianomics.

Menurut dia, Indonesia sebenarnya sudah memiliki fondasi pemikiran ekonomi sendiri yang dirumuskan para pendiri bangsa. Fondasi itu antara lain Pancasila, UUD 1945, serta Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana untuk mewujudkan cita-cita Trisakti.

Baca juga:
Kecam Letusan Senjata di Tempat Ibadah Saat Pengibaran Bendera GAM,… PDI Perjuangan menyoroti respons aparat dalam menangani insiden pengibaran bendera Bulan Bintang…
Kasus Keracunan MBG Berulang, PDIP: Di Situ Ada Pemburu Rente Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan.…
Purbaya Tegaskan Belum Berencana Naikkan Gaji ASN pada 2027 Pemerintah belum berencana menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri…
  • Kecam Letusan Senjata di Tempat Ibadah Saat Pengibaran Bendera GAM, PDIP: Jangan…
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, PDIP: Di Situ Ada Pemburu Rente
  • Purbaya Tegaskan Belum Berencana Naikkan Gaji ASN pada 2027

Karena itu, Hasto mengingatkan agar perdebatan soal nama tidak menggeser persoalan utama, yakni apakah kebijakan ekonomi benar-benar mampu mengubah persoalan struktural dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Gagasannya untuk adil, makmur, berdaulat itu gagasan yang lahir dari Indonesia merdeka, bukan gagasan orang per orang. Kekuatan itu ada di produksi rakyat, bukan di oligarki,”

ujar Hasto.

Dia menegaskan, rakyat pada akhirnya akan menjadi pihak yang menentukan apakah sebuah konsep ekonomi benar-benar berhasil atau sekadar berhenti sebagai slogan.

Jadi bukan dari namanya dulu, tapi dari kerja konkretnya di dalam mengubah persoalan struktural memakmurkan rakyat, baru rakyat memberikan pengakuan,”

pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto secara khusus menyampaikan terima kasih kepada PDI Perjuangan di tengah kerja sama pemerintah dan DPR yang dinilainya semakin sinergis.

Pujian itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I Tahun 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026 sore.

Di hadapan jajaran DPR, Prabowo menegaskan kerja sama pemerintah dan parlemen tidak boleh dimaknai sebagai matinya demokrasi.

Menurut Prabowo, pemerintah tetap membutuhkan kritik dan pengawasan. Namun, pada saat yang sama, dia meminta pemerintah dan DPR bergerak cepat untuk menjawab kebutuhan rakyat.

Prabowonomics: Tarian Ambisi di Panggung Davos dan Bayang-bayang Etatisme di Ladang Nasional

Saya terima kasih sekarang sudah ada kerja sama yang sangat sinergis antara pemerintah dan DPR. Ini tidak berarti bahwa tidak ada demokrasi, kita harus ada demokrasi, kita harus diawasi, kita harus dikritik,”

kata Prabowo.

Prabowo kemudian menekankan pentingnya kecepatan kerja pemerintah bersama DPR. Dia menilai hasil kerja parlemen saat ini sudah menunjukkan adanya sinergi tersebut.

Tapi kita harus kerja cepat untuk rakyat kita, dan ini saya kira sudah dihasilkan oleh DPR RI sekarang ini, saya terima kasih,”

ujarnya.

Kemudian, Prabowo mengucapkan terima kasih khusus kepada salah satu partai politik. Ia menyebut PDIP secara langsung dan mengundang tepuk tangan dari peserta acara.

Dan terima kasih khusus sekali lagi khusus PDIP,”

kata Prabowo yang disambut tepuk tangan.

Meski demikian, Prabowo menilai ada titik temu antara kebijakan pemerintah dengan gagasan yang selama ini diperjuangkan PDIP.

Bahkan, Prabowo mengaitkan kebijakan ekonominya dengan gagasan Marhaenisme yang identik dengan PDIP.

Sebenarnya ini bukan prabowonomics, ini marhaen ini, PDIP susah tidak mendukung ini,”

ujar Prabowo.
Tag:Hasto KristiyantoMarhaenismepetaniPrabowo SubiantoPrabowonomicsSekjend PDIP
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
HUT RI ke-81: Gaya Nyentrik Gibran Berbalut Adat NTT, Kumpul Keluarga Besar di Istana
By Hadi Febriansyah
Eks Presiden RI Joko Widodo (kiri), Presiden RI Prabowo Subianto tengah), dan Wakil Presiden Gibran (kanan) dalam peringatan HUT KE-81 RI di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2026.
1
Cegah Rasuah: KPK “Pasang Mata” Penyaluran Bantuan Gempa NTT
By Rahmat Baihaqi
Petugas medis memindahkan pasien ke dalam tenda darurat di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026).
2
Dari Sinden Cilik hingga Peraih Emas Olimpiade, Ini Keseruan HUT ke-81 RI di Istana
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) membacakan naskah Proklamasi pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta
3
Riuh Hari Damai Aceh: Suasana Kondusif, KSAD Maruli Tak Tambah Prajurit
By Rahmat Baihaqi
Massa yang menghadiri zikir dan doa bersama peringatan hari perdamaian Aceh terlibat kericuhan di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (15/8/2026).
4
Tampil Anggun Berkebaya Putih, Dewi Soekarno Hadiri Upacara HUT RI di Istana Merdeka
By Rahmat Baihaqi
Istri mendiang Presiden pertama Soekarno, Ratna Dewi Soekarno atau Dewi Soekarno memakai kebaya putih menghadiri upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara.
5

BERITA LAINNYA

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto.
Politik

Kecam Letusan Senjata di Tempat Ibadah Saat Pengibaran Bendera GAM, PDIP: Jangan Buka Lagi Luka Konflik

PDI Perjuangan menyoroti respons aparat dalam menangani insiden pengibaran bendera Bulan Bintang…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
55 menit lalu
Sekjend PDIP, Hasto Kristianto.
Politik

Kasus Keracunan MBG Berulang, PDIP: Di Situ Ada Pemburu Rente

Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan.…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
1 jam lalu
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso
Politik

Prabowo Mau Buka Dwi Kewarganegaraan, Gerindra Ungkap Syarat yang Tak Bisa Ditawar

Partai Gerindra menilai usulan Presiden Prabowo Subianto untuk membuka peluang kewarganegaraan ganda…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
1 hari lalu
Politikus Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin.
Politik

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ditagih: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Angka Statistik

Politikus Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menyoroti usia panjang negara RI semestinya…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up