Menteri Kesehatan Kabinet Bayangan Irma Hindayana mendorong agar kepemimpinan sektor kesehatan, termasuk posisi Menteri Kesehatan Kabinet Merah Putih, diisi oleh sosok yang memiliki latar belakang medis atau kesehatan masyarakat.
Pemimpin sektor kesehatan harus memahami fondasi perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus prinsip etika yang menjadi dasar profesi kesehatan.
Saya ingin (Indonesia) punya pemimpin di sektor kesehatan orang yang memiliki latar belakang kesehatan atau kesehatan masyarakat,”
kata Irma kepada Owrite.id, dikutip pada Senin, 17 Agustus 2026.
Kesesuaian Ilmu
Irma mengatakan latar belakang keilmuan penting karena pemimpin sektor tersebut harus memahami prinsip dasar perlindungan kesehatan masyarakat.
Bahkan kebijakan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pengobatan, tetapi juga mencakup upaya pencegahan dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Supaya mendapatkan ilmu-ilmu fondasi perlindungan kesehatan masyarakat itu seperti apa? Hal yang lebih penting lagi, prinsip etik seperti apa?”
jelasnya.
Prinsip etik merupakan bagian mendasar yang ditanamkan kepada tenaga kesehatan, tenaga medis, maupun mereka yang menekuni bidang kesehatan masyarakat sejak masa pendidikan.
Bantu
Ia melanjutkan tenaga kesehatan sejak awal pendidikan dibentuk untuk berorientasi membantu masyarakat. Bantuan tersebut tidak hanya dilakukan melalui pelayanan medis, tetapi juga melalui pelayanan nonmedis yang bertujuan meningkatkan kesehatan rakyat.
Irma mencontohkan penyuluhan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang berorientasi pada pencegahan. Tujuan akhir dseluruh kebijakan kesehatan yakkni harus tetap menempatkan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama.
Penyuluhan dan lain sebagainya. Tujuannya apa? Supaya orang itu meningkatkan kesehatan di atas segala-galanya,”
tutup Irma.






















