Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 21 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Gibran Ajak Mahasiswa UI ke NTT, Pengamat: Strategi Halus ‘Menundukkan’ Kelompok Kritis
Politik

Gibran Ajak Mahasiswa UI ke NTT, Pengamat: Strategi Halus ‘Menundukkan’ Kelompok Kritis

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 21, 2026 5:22 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) bersama Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kedua kiri) berjalan menuju lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) bersama Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kedua kiri) berjalan menuju lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (ANTARA FOTO/Abdan Syakura/tom)
SHARE

Keputusan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) turun langsung ke lokasi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai memiliki makna politik lebih dalam dari sekadar agenda kemanusiaan. 

Daftar isi Konten
  • Mengawasi jadi Menyaksikan
  • Modal Politik

Direktur Eksekutif NSL Political Consultant and Strategic Campaign, Nasarudin Sili Luli, menyebut langkah tersebut sebagai strategi halus untuk merangkul kelompok mahasiswa yang selama ini dikenal kritis terhadap pemerintah.

Pola Gibran dengan mengajak mahasiswa turun ke lokasi bencana NTT adalah strategi menundukkan mahasiswa paling halus,”

katanya kepada Owrite, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Nasarudin, mahasiswa memiliki posisi unik dalam kehidupan demokrasi karena dapat berfungsi sebagai kekuatan kontrol terhadap pemerintah. 

Gibran Didesak Buka Progres 19 Juta Lapangan Kerja: Jangan Cuma Janji Kampanye

Mengawasi jadi Menyaksikan

Karena itu, ketika kelompok mahasiswa justru diajak masuk dan terlibat langsung dalam agenda kemanusiaan pemerintah, terjadi perubahan posisi dari pihak yang mengawasi menjadi pihak yang ikut menyaksikan kerja pemerintah dari dekat.

Dikatakan Nasarudin, mahasiswa yang dilibatkan dalam agenda tersebut membawa nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar dukungan material. Mereka membawa legitimasi moral yang tidak mudah dibangun hanya dengan menggunakan anggaran negara.

Mereka membawa sesuatu yang tak bisa dibeli anggaran negara, yaitu legitimasi moral,”

ucapnya.

Dijelaskan Nasarudin, pendekatan semacam itu justru lebih efektif dibandingkan menghadapi kritik mahasiswa dengan tekanan. 

Dalam perspektif politik kekuasaan, kata dia, merangkul kelompok yang berpotensi menjadi oposisi dapat membuat resistensi perlahan kehilangan daya kritisnya.

Dalam pemikiran kekuasaan, yang paling awet bukan yang menindas perlawanan, melainkan yang merangkulnya hingga perlawanan berhenti merasa sebagai perlawanan,”

jelasnya.

Nasarudin menyebut pelibatan mahasiswa dalam kegiatan pemerintah dapat dibaca sebagai bentuk kooptasi yang berlangsung secara halus. 

Menurutnya, kelompok yang sebelumnya berada di luar lingkar kekuasaan justru diberikan akses untuk melihat, merasakan, dan terlibat langsung dalam kegiatan pemerintah.

Pengawasan dari luar diundang masuk, lalu kehilangan taringnya. Inilah kooptasi dalam bentuk paling sopan, dibungkus sebagai pelibatan,”

terangnya.

Modal Politik

Ia mengatakan kunjungan langsung ke lokasi bencana juga menghasilkan dua jenis modal politik. Pertama adalah modal simbolik melalui kehadiran pejabat negara di tengah masyarakat. 

Baca juga:
Sepekan Gempa NTT, Pemerintah Klaim Keluarkan Rp44 Miliar untuk Penanganan… Pemerintah telah mengklaim mengeluarkan anggaran sekitar Rp44 miliar untuk penanganan bencana gempa…
Anggaran BNPB Tak Cukup, DPR Minta Menteri PU 'Gas' Tambah… Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meminta Menteri Pekerjaan Umum (PU) tidak…
DPR Klaim Gempa NTT Lebih Cepat Ditangani Dibandingkan Bencana Sumatera Wakil Ketua Komisi V DPR RI Saiful Huda menilai penanganan gempa di…
  • Sepekan Gempa NTT, Pemerintah Klaim Keluarkan Rp44 Miliar untuk Penanganan Bencana
  • Anggaran BNPB Tak Cukup, DPR Minta Menteri PU 'Gas' Tambah Dana Tangani…
  • DPR Klaim Gempa NTT Lebih Cepat Ditangani Dibandingkan Bencana Sumatera

Kedua adalah modal sosial yang muncul ketika masyarakat merasakan kehadiran dan perhatian pemerintah.

Kehadiran fisik adalah modal simbolik, kepercayaan warga adalah modal sosial, dan keduanya bisa ditukar menjadi modal politik saat kontestasi tiba,”

ungkapnya.

Ditambahkan Nasarudin, pola komunikasi politik Gibran juga terlihat dari pendekatan yang menempatkan aspirasi masyarakat sebagai bahan kerja pemerintah. 

Ia mencontohkan kanal “Lapor Mas Wapres” sebagai bentuk pelayanan langsung yang dapat membangun hubungan antara pejabat dan masyarakat di luar struktur partai politik.

Setiap kunjungan adalah setoran. ‘Lapor Mas Wapres’ adalah mesin yang Morris Fiorina sebut casework, layanan konkret yang melahirkan loyalitas di luar garis partai,”  

ujar Nasarudin.

Dalam konteks kunjungan mahasiswa UI ke NTT, Nasarudin melihat ada kombinasi antara agenda kemanusiaan, pelibatan kelompok kritis, dan pembangunan kepercayaan publik. 

Ia menilai pertemuan langsung dengan korban bencana memberikan pengalaman politik yang berbeda dibandingkan sekadar menerima informasi melalui media atau laporan pemerintah.

Tag:Ajak MahasiswaGempa NTTgibran rakabuming rakaNasarudin Sili LuliStrategi HalusTundukan MahasiswaWapres Gibran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Lampu Hijau di Rumah Sakit Ternyata Punya Makna Mengharukan, Ada Kaitannya dengan Donor Organ?
By Ani Ratnasari
Hospital Seberang Jaya, Pulau Pinang, Malaysia
1
Rektor Unsoed Kena OTT KPK, DPR Bongkar Masalah Besar Penerimaan Mahasiswa
By Rika Pangesti
Gedung KPK di Jakarta Selatan.
2
Rektor dan Warek Unsoed Terjaring OTT, KPK Dalami Keterlibatan Pihak Lain
By Rahmat Baihaqi
Sel tahanan KPK
3
Gerbang Mahasiswa Baru: KPK Ungkap Dugaan Modus Rektor Unsoed Sodiq
By Rahmat Baihaqi
Sel tahanan KPK
4
Baru Tiga Bulan Jadi Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq Dijaring KPK
By Rahmat Baihaqi
Akhmad Sodiq terpilih kembali menjadi rektor dalam sidang senat tertutup yang digelar pada 1 April 2026 di Auditorium Laboratorium Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman.
5

BERITA LAINNYA

Kapal perang Ki Hajar Dewantara.
Politik

Prabowo Mau Jual KRI Ki Hajar Dewantara Karena Sudah Tua, DPR Malah Bilang Begini!

Presiden Prabowo Subianto disebut mengusulkan penjualan KRI Ki Hajar Dewantara karena kapal…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
37 menit lalu
Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arif Wibowo
Politik

DPR Soroti Dugaan Wajib Lepas Jilbab di Unhan: Ini Bisa Menjadi Bentuk Diskriminasi

Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PKS Yanuar Arif Wibowo minta Universitas…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
48 menit lalu
Sinyal krisis karhutla telah dimulai secara masif jauh sebelum musim kemarau.
Politik

DPR Semprot Penanganan Karhutla: Kegiatan Banyak, Tak Satu pun Ada Indikator Outcome Keberhasilan

DPR mengkritik pola penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pemerintah yang dinilai…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Ilustrasi Gedung DPR
Politik

Keterwakilan Perempuan di Parlemen Mandek 16-22 Persen, Target 30 Persen Masih Jauh dari Harapan

Target keterwakilan perempuan minimal 30 persen di parlemen belum juga tercapai. Kementerian…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up