Pengamat sosial politik, Islah Bahrawi menilai lambannya respons Presiden Prabowo Subianto terhadap persoalan yang melibatkan sejumlah pejabat, termasuk isu Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, berkaitan dengan keterbatasan informasi yang diterima Presiden.
Pandangan itu disampaikan Islah Bahrawi saat menyoroti wacana reshuffle kabinet yang digaungkan oleh Prabowo saat berdialog dengan para jurnalis akhir pekan kemarin.
Ya persoalannya kita yakin nggak Presiden dengar? Kasus Nusron ini apa dia tahu? Kan belum tentu. Sekelas kepala negara, loh, itu,”
kata Nusron kepada Owrite, Minggu, 20 September 2026.
Islah menduga akses informasi Presiden dipengaruhi oleh lingkungan di sekitarnya. Dia menyebut kondisi tersebut dapat membuat informasi mengenai persoalan di pemerintahan tidak sepenuhnya sampai kepada Presiden.






