Wakil Ketua Baleg sekaligus Ketua Panja RUU Pengaturan Reforma Agraria, Ahmad Iman Sukri, menegaskan lembaga khusus reforma agraria tetap masuk dalam RUU yang akan dibawa ke rapat paripurna.
Menurut Iman, lembaga tersebut nantinya berada langsung di bawah Presiden dan bertanggung jawab kepada Presiden.
Kan enggak mungkin dong RUU pengaturan agraria ini tidak merekomendasikan badan, harus ada badan. Karena apa? Karena reformasi agraria selama ini enggak jalan,”
kata Iman di Kompleks Parlemen Senayan, Senin, 21 September 2026.
Mengandalkan kementerian terkait enggak jalan udah puluhan tahun, makanya lembaga ini menjadi kewajiban,”
sambungnya.
Dalam RUU tersebut, lembaga itu diberi kewenangan mulai dari perencanaan, pendataan, penyelesaian konflik agraria, penetapan subjek dan objek reforma agraria hingga pemberdayaan.







