Rocky Gerung kini masuk ke lingkar kekuasaan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026. 

Mantan politisi Nasdem Akbar Faizal menyoroti perubahan posisi Rocky tersebut dan mengingatkannya agar tetap mempertahankan sikap kritis setelah menjadi bagian dari kekuasaan.

“@rockygerung, lihatlah betapa banyak yang mencintaimu. Namun, sebagian lalu kecewa berat kamu masuk dan menjadi bagian dari kekuasaan,”

kata Akbar yang dikutip dari akun X pribadinya, Sabtu, 3 Oktober.

Publik Kecewa

Akbar meminta Rocky memahami kekecewaan publik atas keputusan tersebut tapi ia mengaku justru senang Rocky berada di dalam lingkar kekuasaan karena memiliki kesempatan menyampaikan pandangan secara langsung kepada Presiden.

“Pahami mereka. Manusia sejenismu tampaknya dijadikan alat ukur kadar kejahatan etik. Namun, saya justru senang kamu di sana,”

ucap Akbar.

Akbar berpendapat keberadaan Rocky di Wantimpres dapat menjadi ruang untuk menyampaikan langsung kepada Presiden dan para pembantunya mengenai berbagai hal yang selama ini menjadi kritiknya.

“Presiden dan para pembantunya yang kamu sebut ‘tak paham ideologi Prabowo’ bisa mendengar langsung darimu, di meja yang sama dan di Istana pula, tentang apa yang seharusnya mereka dengar tanpa basa-basi,”

ujar dia.

Akbar juga menyinggung hubungan panjangnya dengan Rocky yang disebutnya telah berlangsung selama puluhan tahun. Ia berharap Rocky tetap menjaga sikap dan ritmenya setelah berada di Istana.

“Puluhan tahun kita bertengkar, membuatku yakin kamu takkan (berubah) di depan Presiden apalagi Wapresnya. Atur ritmemu disana, Bro,”

ucap dia.

Haram Bebal

Akbar kemudian mengingatkan Rocky bahwa sebagian publik telah mengikuti alur pemikirannya selama ini. Ia mengatakan perbedaan pandangan justru dapat semakin tajam apabila Rocky berubah setelah menjadi bagian dari kekuasaan.

“Sebagian alur logika publik terlanjur mengikutimu. Tapi kamu pun pasti tahu kita akan bertengkar lebih keras lagi jika kamu jadi bodoh pula di sana. @prabowo,”

jelas dia.

Pengangkatan tersebut menempatkan Rocky dalam lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.

Bergabungnya Rocky ke Wantimpres menjadi babak baru setelah selama bertahun-tahun ia dikenal sebagai sosok yang kerap mengkritik pemerintah.