Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Survei CELIOS! Mayoritas Masyarakat Stres dengan Kebijakan Prabowo

75 persen responden mengaku merasa stres dengan kebijakan pemerintah selama dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo Subianto bersiap melantik Kapolri dan Wakapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Presiden Prabowo Subianto bersiap melantik Kapolri dan Wakapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz)

Hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bersama Kabinet Bayangan menunjukkan 75 persen responden mengaku merasa stres dengan kebijakan pemerintah selama dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, juga menyebut 67 persen responden merasa stres dengan perilaku Prabowo.

Kami coba menanyakan terkait dengan perasaan stres terhadap kebijakan pemerintah. Dari 1.122 responden, jawabannya, 75 persen itu merasa stres dengan kebijakan pemerintah dan spesifik 67 persen stres dengan perilaku dari Prabowo Subianto,”

kata Bhima saat dihubungi Owrite, Rabu, 14 Oktober 2026.

Pilihan EditorRika Pangesti

Gerindra Mencak-mencak soal Rapor Merah 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Bhima menjelaskan, tekanan ekonomi menjadi salah satu hal yang membuat masyarakat mengalami stres. Kesulitan mencari pekerjaan, terutama bagi lulusan perguruan tinggi, turut menambah beban yang dirasakan masyarakat.

Iklan

Sulitnya mencari kerja bagi lulusan sarjana hingga menunggu 12 bulan sampai panggilan kerja pertama membuat banyak pemuda putus asa,”

ucapnya.

Lebih lanjut, Bhima mengatakan sebagian pekerja juga menghadapi tekanan di tengah meningkatnya kebutuhan hidup. Kondisi tersebut mendorong mereka mencari pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan.

Sementara yang masih bekerja akhirnya downgrade dan cari side hustle,”

terangnya.

Sementara itu, hasil survei tersebut juga menunjukkan 82 persen responden menyebut pajak dan pungutan pemerintah membebani masyarakat.

Artinya persoalan pajak yang agresif ke kelas menengah harus ada relaksasi. Jangan terus menekan kebawah,”

akuinya.

Bhima menekankan, tingginya stres yang dirasakan masyarakat perlu diatasi melalui serangkaian reformasi sosial dan ekonomi.

Jadi masyarakat punya harapan, dengan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada mereka,”

tuturnya.

Di sisi lain, sebanyak 67 persen responden secara khusus menyatakan stres dengan perilaku Prabowo. Bhima menilai temuan tersebut menunjukkan bahwa tekanan yang dirasakan responden berkaitan dengan kebijakan dan perilaku presiden.

Mereka akhirnya memahami bahwa persoalan bersifat struktural karena kebijakan dan prilaku presiden,”

tandasnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar