Hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bersama Kabinet Bayangan menunjukkan 75 persen responden mengaku merasa stres dengan kebijakan pemerintah selama dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, juga menyebut 67 persen responden merasa stres dengan perilaku Prabowo.
Kami coba menanyakan terkait dengan perasaan stres terhadap kebijakan pemerintah. Dari 1.122 responden, jawabannya, 75 persen itu merasa stres dengan kebijakan pemerintah dan spesifik 67 persen stres dengan perilaku dari Prabowo Subianto,”
kata Bhima saat dihubungi Owrite, Rabu, 14 Oktober 2026.
Bhima menjelaskan, tekanan ekonomi menjadi salah satu hal yang membuat masyarakat mengalami stres. Kesulitan mencari pekerjaan, terutama bagi lulusan perguruan tinggi, turut menambah beban yang dirasakan masyarakat.







